Bertualang ke Hutan Gaib Bagian 4 - 12 Views

Sebelumnya bertualang ke hutang gaib bagian 3. Saat hantu kepala terbang itu mendekati Andi, Peter pun memukul hantu kepala terbang tersebut dengam kayu dan hantu kepala terbang pun mati.

Peter: Andi kamu *ndak apa-apa?
Andi: iya *ndak apa-apa kok.
Peter: ya sudah kita cari Siska, Ayu, dan rani yuk.
Andi: ayo.

Mereka pun mencari siska, ayu, dan rani. Tapi di tengah perjalanan untuk mencari siska, ayu, dan rani, mereka di hadang oleh banaspati (hantu api). Hantu banaspati itu pun menyerang mereka dengan kobaran apinya yang sangat panas. Andi pun mengambil botol minumannya dan menyiramkan ke hantu banaspati tersebut, dan hantu banaspatinya pun lenyap.

Saat itu mereka melanjutkan perjalanan untuk mencari siska, ayu, dan rani. Saat itu juga Andi dan peter menemukan bola bercahaya di semak-semak dan saat Andi memegang bola bercahaya tersebut. Andi dan peter menghilang dan mereka muncul di depan gubuk tua tersebut.

Peter: lho kok kita ada disini?
Andi: kayaknya bola bercahaya ini memberi kita portal ke gubuk tua ini.

Saat itu di belakang andi dan peter ada genderuwo yang mencekik leher mereka berdua. Dan saat itu andi mengangkat bola bercahaya tersebut dan bolanya pun bercahaya dan membuat genderuwo itu lari menghilang karena ketakutan. Saat itu mereka masuk ke gubuk itu dan saat mereka mendobrak puntu kamar kosong, mereka pun menemukan siska, ayu, dan rani terikat di kamar tersebut. Andi dan peter pun segera membebaskan siska, ayu, dan rani yang terikat.

Peter: Siska ayo sekarang kita pergi dari sini!
Siska: ayo nanti keburu tahu hantunya.

Saat mereka pergi mereka di hadang oleh banyak hantu dan mereka tidak bisa kemana-mana.

loading...

Peter: aduh bagaimana ini kita tidak bisa kemana-mana?
Andi: tenang pasti ada jalan keluar.

Saat itu hantu-hantu itu pun semakin banyak.

Siska: aku tahu rani cepat arahkan kalung bercahaya itu pada mereka.
Peter: andi ayo kamu juga mengarahkan bola cahaya itu ke hantu itu.

Rani dan andi mengarahkan kalung dan bola bercahaya ke hadapan hantu-hantu dan semua hantu-hantu itu pun lenyap. Saat itu juga ada segerombolan polisi yang sedang memanggil nama mereka, dan mereka pun di temukan polisi dalam keadaan pingsan di gubuk tua. Dan mereka pun di bawa pulang ke kota mereka dan mendapatkan perawatan di rumah sakit. Tamat.

Agen Bola SBOBET