Lala dan Keriting Bagian 7 - 3 Views

Sebelumnya lala dan keriting bagian 6. Lama-kelamaan Lala terlihat kehabisan napas dan tangan kirinya mulai terkulai tidak berdaya. “*Plakh” sebuah rotan memukul kepala bagian belakang iblis Chentong. Seketika iblis Chentong langsung melepaskan cekikannya dengan melempar Lala hingga Lala jatuh tergeletak dan “*okhok, okhok” terbatuk-batuk. Lalu kemudian iblis Chentong langsung membalikan badannya untuk melihat siapa yang memukul kepalanya. Dan ternyata itu adalah seorang tukang susu kotak keliling yang bernama Keriting.

Keriting: maaf aku tidak sengaja. (dengan gemetaran ketakutan memegang sebuah rotan)
Iblis Chentong: kurang ajar!

“*Krekh” iblis Chentong langsung mengepalkan tangan kanan dengan sangat kuat dan bersiap memukul Keriting. Kepalan tangan iblis Chentong yang terlihat berapi-api melesat dengan sangat cepat ke arah wajah Keriting dan “*jedakh” pukulan yang sangat kuat itu mengenai wajah bagian dagu sehingga Keriting terhempas ke atas. Tidak sampai di situ iblis Chentong kembali melesat melebihi kecepatan peluru dan “*jedakh” sebuah tendangan kaki yang sangat kuat mengenai dada sebelum tubuh Keriting jatuh ke tanah.

Sehingga Keriting kembali terlontar dan “*brukh” tubuhnya terhenti menghantam sebuah pohon lalu jatuh tergeletak tak berdaya di bawah pohon. Iblis Chentong terlihat sangat puas setelah memukul dan menendang Keriting dengan pukulan dan tendangan sepenuh kekuatan. Tapi iblis Chentong seperti baru menyadari sesuatu sehingga dia langsung membalikan badannya. Dengan sangat terheran-heran iblis Chentong sudah tidak melihat Friska, John dan Lala di tempat mereka tergeletak.

Iblis Chentong langsung kembali berbalik badan untuk melihat ke arah Keriting. Tapi Keriting juga sudah tidak ada di bawah pohon. Dengan sangat kebingungan iblis Chentong melihat-lihat sekitar tempat itu. Tapi Friska, John, Lala dan Keriting sudah menghilang. Ada dua orang yang memiliki kemampuan sangat tinggi telah membawa pergi Friska, John, Lala dan Keriting dari tempat tersebut.

Karena sangat kesal iblis Chentong langsung berjalan ke arah sebuah mobil dan “*bledugh, bleguer, tlarank, tank” mobil koenigsegg ccxr trevita milik Friska meledak hancur hanya dengan satu pukulan. Lalu kemudian iblis Chentong berjalan ke arah sebuah sepeda motor dan “*bledugh, bleguer, tlarank, tank” sebuah sepeda motor dodge tomahawk V10 superbike milik John di tendang hingga hancur meledak menjadi serpihan.

Setelah menghancurkan sebuah mobil dan sepeda motor iblis Chentong langsung melesat meninggalkan tempat tersebut. Sementara di suatu tempat di sebuah rumah mewah dan besar terlihat Friska, John, Nurul (ibu John) dan Lala sedang duduk di sebuah sofa. Dengan perasaan sangat khawatir mereka duduk menunggu di ruang tengah. Tidak lama setelah itu “*jeklek” suara pegangan pintu dan sebuah pintu kamar terbuka. Seketika Friska, John, Nurul dan Lala langsung berdiri.

John: bagaimana keadaannya ayah?
Yain: keadaannya sangat parah, tulang rahangnya hancur, seluruh organ di dalam dadanya rusak, dan semua tulang rusuknya patah, tapi dia masih hidup.

“*Jlekh” dengan perlahan Yain menutup pintu kamar dan di dalam kamar terlihat Keriting sedang berbaring dengan keadaan wajah dan badannya terbalut oleh perban.

Yain: bagaimana iblis itu?
Nurul: iblis Chentong sedang menuju kemari.
Lala: maaf bapak Yain boleh aku bertanya, kenapa semua senjata kami tidak ada yang bisa melukai iblis Chentong?

Yain: Friska memiliki sebuah busur panah, di dalam busur panah itu bersemayam enam roh kuntilanak api, setiap anak panah apapun yang di lesatkan busur tersebut kekuatannya sama dengan enam terkaman roh kuntilanak api, sedangkan Jonh memiliki dua buah pistol, di setiap pistol itu bersemayam dua roh pocong perak, kedua pistol tersebut akan terus menerus bisa menembakkan peluru dari kekuatan dua roh pocong perak, bila kedua pistol tersebut di tembakan secara bersamaan maka kekuatannya setara dengan empat terkaman roh pocong perak, dan ada tujuh roh naga di pedang yang kamu miliki sekarang, satu tebasan dari pedang yang kamu miliki sekarang kekuatannya sama dengan tujuh terkaman roh naga, sebenarnya iblis Chentong itu adalah iblis kelalawar, tapi iblis Chentong bersama pasukan iblis yang setia padanya pergi menyerang istana roh ular sendok, setelah menghancurkan istana roh ular sendok dan membunuh semua roh penghuni istana ular sendok itu iblis Chentong mendapatkan kekuatan kekebalan, ada roh ular sendok di kulit iblis Chentong dan lapisan kulitnya setara dengan seribu lapisan kulit roh ular sendok, senjata kalian tidak akan mampu melukai kulitnya.

loading...

Lala: apakah ada cara untuk mengalahkan iblis Chentong?
Yain: konon aku dengar jika ada enam pendekar bersatu maka kekuatan senjatanya akan setara dengan sepuluh ribu roh.
Lala: siapa enam pendekar itu?
Yain: pendekar pedang tujuh naga, pendekar busur panah enam kuntilanak api, pendekar tongkat lima anggrek putih, pendekar pistol empat pocong perak, pendekar kampak tiga genderuwo batu, dan pendekar ketapel dua wewe gombel kuning.

Lala: apakah bapak Yain tahu dimana keberadaan pendekar yang lainnya?
Yain: pendekar ketapel dua wewe gombel kuning tinggal di hutan karet bandring, sedangkan pendekar kampak tiga genderuwo batu tinggal di gunung nyiru huntu, sementara pendekar tongkat lima anggrek putih tinggal di kota suluh bodas.

Tiba-tiba “*derph” dua telapak kaki iblis Chentong mendarat di depan sebuah rumah.

John: ibu, iblis Chentong sudah sampai di depan rumah.
Nurul: bersiaplah.
Lala: sudah tidak ada waktu lagi untuk mencari ketiga pendekar lainnya, apakah tidak ada cara lain lagi untuk mengalahkan iblis Chentong?

Yain: ada satu pendekar yang aku sendiri tidak tahu keberadaannya, pendekar itu tidak mempunyai senjata tapi walau bertarung dengan tangan kosong dia bisa mengeluarkan hujaman sepuluh ribu tombak malaikat, konon ada satu malaikat yang bersemayam di hatinya yang sebening embun dan seputih salju, mungkin sebutannya adalah pendekar hati satu malaikat tombak.

To be continue lala dan keriting bagian 8.

Agen Bola SBOBET