has write 20 articles | You are reading: Kunci Mobil - 1030 Views

Pada suatu malam, seorang ayah dan putrinya sedang berkendara di jalan yang sepi. Mereka kembali ke rumah setelah menghabiskan sepanjang hari mengunjungi ibunya di sebuah rumah sakit. Mendengarkan suara dentuman hujan dari atap mobil, gadis itupun kemudian mulai tertidur. Tiba-tiba, ada sebuah ledakan besar. Sang Ayah berjuang untuk menjaga mobil itu tidak tergelincir, tetapi mobil itu akhirnya tergelincir dan kemudian menabrak sebuah dinding batu.

Setelah memeriksa, bahwa putrinya tidak terluka, sang ayah keluar dari mobil untuk memeriksa kerusakan. Kedua ban depan memiliki lubang yang sangat besar dan bemper kanan rusak oleh tembok. Sisa bagian mobil itu masih utuh tanpa cedera.

“Kita harus mencari sesuatu untuk berkendara” jelas ayahnya kepada putrinya.
“Apapun yang terjadi barusan, membuat ban depan kita rusak” lanjutnya.
“Kau bisa memperbaikinya kan, ayah?” tanya putrinya, agak terguncang karena kecelakaan barusan.
“Tidak” jawab sang ayah, sambil menggelengkan kepalanya.

“Aku hanya punya satu cadangan lagi di bagasi. Aku harus kembali ke kota dan mencari seseorang untuk menderek mobil kita” ucap ayahnya.
“Tidak terlalu jauh kok dari sini, kau menunggu saja di mobil sementara aku pergi” lanjut sang ayah.
“Baiklah. Tapi tolong jangan terlalu lama” jawab putrinya, dengan enggan.

Sang ayah, bisa melihat di mata anaknya bahwa dia ketakutan.

“Tenanglah” jawab sang ayah, sambil dia menutup pintu mobil.
“Aku akan kembali secepat mungkin”.

loading...

Putrinya menyaksikan ayahnya lewat kaca spion saat dia berjalan susah payah menuruni jalan di tengah hujan yang lebat dan kemudian menghilang dalam kegelapan malam. Lebih dari satu jam berlalu, dan ayahnya masih belum kembali. Gadis itu mulai bertanya-tanya apa yang terjadi dengan ayahnya hingga membutuhkan waktu berjam-jam. Dia sangat khawatir karena seharusnya ayahnya sudah kembali sekarang.

Kemudian, dia melirik ke kaca spion dan melihat sebuah sosok pria di kejauhan, berjalan menuju mobil. Pada awalnya dia berpikir bahwa itu ayahnya, tetapi kemudian dia sadar bahwa itu adalah orang asing. Pria itu mengenakan pakaian serba hitam dan dia memiliki janggut yang lebat. Dia membawa sesuatu yang besar di tangan kirinya, dan mengayun-ayunkannya.

Sesuatu tentang pria itu membuat gadis itu sangat gugup. Saat dia mendekat, gadis itu menatap keluar jendela belakang dan menyipitkan matanya. Dalam cahaya redup, dia hanya bisa melihat apa yang dia genggam di tangan kanannya. Itu adalah pisau yang sangat besar, seperti pisau tukang daging yang besar.

Berpikir dengan cepat, gadis itu sangat ketakutan sehingga dia langsung mengunci kedua pintu depan mobil, kemudian melompat ke kursi belakang dan mengunci kedua pintu di bagian belakang mobil. Ketika dia melihat pria itu lagi, dia melihat pria asing itu berhenti di tengah jalan dan sepertinya sedang menatap langsung ke arah sang gadis.

Tiba-tiba, pria itu mengangkat tangannya dan gadis itupun menjerit ketakutan. Di tangan kirinya, dia memegang kepala ayahnya yang telah di penggal. Dia hanya menjerit dan menjerit. Dia tidak bisa menahan diri. Jantungnya berdebar-debar, dan dia berjuang untuk bernapas. Ekspresi aneh yang ada di wajah ayahnya itu begitu mengerikan untuk di lihat. Mulutnya menganga dan matanya putih, sepertinya matanya di balikan kedalam kelopak matanya.

Saat pria itu sampai di mobil, dia mendorong wajahnya hingga bersentuhan dengan jendela dan kemudian menatap kepada gadis itu dengan ekspresi gila, dengan matanya yang merah darah. Rambut pria itu berantakan dan tampak kotor sekali. Wajahnya di tutupi bekas luka yang dalam. Untuk sesaat, pria itu hanya berdiri disana, di tengah hujan yang deras, tersenyum kepada sang gadis seperti orang gila. Kemudian, dia meraih ke kantongnya, mengambil sesuatu dan perlahan-lahan mengangkat tangan kirinya. Dia memegang kunci mobil ayahnya.

Agen Bola SBOBET