has write 57 articles | You are reading: Jangan Lupakan Aku Bagian 3 - 669 Views

Sebelumnya jangan lupakan aku bagian 2.

Pertarungan mereka di mulai, Gugun mendengar suara lita berteriak tetapi gugun tak menghiraukannya, Gugun meneruskan belajarnya. Jam pelajaran pun usai gugun merapikan buku-bukunya, menaruhnya di dalam tas dan melangkahkan kakinya keluar pintu kelas, berjalan mengambil sepedanya di tempat parkir.

“Hay gun sudah pulang ya?” kata lita yang berada di belakang gugun.
“*Ngik” belum sempat gugun selesai bicara, gugun terkaget dengan luka-luka di wajah dan tangannya yang begitu banyak lukanya.
“Kenapa ada yang salah ya?” tanya lita tersenyum tipis.
“Kamu kenapa banyak luka di wajah dan di tanganmu?”.

loading...

“Tadi hantu itu mau mengambil tubuhmu buat di jadikan boneka balas dendam. Tapi tenang saja, aku melindungimu kok gun” kata lita tersenyum-senyum.
“*Ceh, pakai drama bilang saja, kamu itu melukai dirimu kan biar ada rasa iba di hatiku, biar kamu dekat denganku” kata gugun ketus.

“Kenapa kamu menuduh aku seperti itu? Aku ini benar-benar melindungimu gun, jaga ucapanmu” kata lita menampar gugun.
“Ah. Maaf gun aku tidak sengaja” kata lita memegang pipi gugun.
“Lepaskan tanganmu dariku” kata gugun menaiki sepedanya meninggalkan lita.
“Gugun” teriak lita.

Petang pun tiba gugun pulang dari les, waktu maghrib telah tiba. Gugun melewati rel kereta api, Gugun melirik ke kanan dan kiri, Gugun terkaget! Apa yang di lihatnya di tengah rel kereta. Terlihat hantu gadis dengan tubuh yang tak utuh, badannya sobek hingga tulang-tulangnya kelihatan, kepalanya hilang separuh.

Wajahnya menatap ke arah gugun, matanya begitu merah darah. Gugun ketakutan sekali hingga tak bisa bergerak terdengar suara kereta api akan datang. Tetapi badan gugun tak bisa di gerakan sama sekali. *Tut, tut. Suara kereta yang melaju kencang. Gadis itu semakin dekat menatap gugun dengan tajamnya hingga gugun terlihat pucat karena ketakutan, kereta pun semakin dekat. Hingga jarak 5 meter lita datang menendang gugun hingga keluar dari kereta api. Lita tertabrak kereta api tetapi tidak apa-apa, karena lita hanya menembusnya saja.

“Kamu baik-baik saja Gun?” tanya Lita.
“Ah! Ini semua gara-gara kamu lita pergi jauh-jauh dariku” kata Gugun.
“Aku berusaha menolongmu gun”.
“Berusaha apa? Sejak kenal kamu, kau hanya masalah bagiku”.

“Aku sahabatmu gun, apa kau tidak ingat yang kita pernah lakukan bersama, lihat gelang yang kamu pakai. Itu pemberianku waktu kita bersama-sama di ulang tahun” kata Lita menunjuk tangan gugun.
“Gelang?” kata gugun melihat di tangan kirinya bertulisan GL (Gugun dan Lita) dengan emoji terseyum.
“Tapi sudah lah, aku sudah capek aku menyerah saja lah” kata lita yang menghilang di hadapan gugun.

Gugun pun pulang dengan luka lecet di sikunya, Gugun mengambil kotak obat dan memplesternya, kemudian menuju ke kamarnya, melamun sesaat dan terlintas di pikiran gugun untuk membuka facebook. Gugun langsung mengambil laptopnya dan memasang modem lalu membuka facebook. Gugun mencoba mencari di facebook dengan nama lita, akhirnya Gugun mendapatkan nama dan foto yang di cari, gugun membuka facebook lita. Terlihat foto profilnya menggunakan baju sekolah. Foto sampulnya bersama dengan Gugun.

Agen Bola SBOBET