Jangan Main Saat Maghrib Bagian 2

Hy semua saya akan melanjutkan cerita saya sebelumnya yang berjudul “jangan main saat maghrib“. Oke kelanjutannya adalah setelah tanteku melihat sepupuku berjalan saat tidur, tanteku hanya melihat kemana tujuan saudaraku berjalan saat tidur. Setelah tanteku mengikutinya ternyata sepupuku menuju teras depan, terus sepupuku duduk di kursi depan, tanteku hanya melihat saja menunggu apa yang terjadi.

Setelah beberapa menit menunggu, sepupuku langsung bangun dari tempat duduknya dan langsung masuk ke rumah dan kembali ke kamar dan tidur lagi. Saat bangun sepupuku tidak ingat apa-apa, tanteku masih menganggap sepupuku hanya tidur sambil berjalan biasa. Tapi saat malam hari, suami tanteku yang sedang ada di teras di depan rumah melihat sesosok anak kecil perempuan berdiri di samping rumah kontrakannya yang sangat gelap karena sudah malam.

Wajahnya aku lupa seperti apa yang penting wajah sosok itu seram, suami tanteku berusaha memanggil istrinya tapi sialnya dia tidak bisa bersuara dan bergerak. Om’ku berusaha berteriak dan bergerak tapi tetap tidak bisa, hantu itu terus menatap om’ku. Beberapa menit om’ku mulai takut tapi syukurlah hantu itu akhirnya pergi menghilang.

Setelah hantu itu pergi akhirnya om’ku bisa bergerak dan bersuara lantas dia langsung memanggil istrinya, setelah itu om’ku cerita ke tanteku bahwa dia melihat hantu anak perempuan kecil. Dan om’ku itu walaupun tidak punya indra ke-6 tapi dia bisa merasakan hal-hal aneh. Tanteku juga cerita kejadian yang di alami sepupuku selama menginap disana.

Dan om’ku keesokan harinya memanggil seorang ibu yang punya kelebihan supranatural. Ibu itu mendengarkan cerita om dan tanteku, ibu itu mengatakan kalau sepupuku itu ketempelan setan anak perempuan kecil yang di lihat om’ku. Lantas ibu itu memanggil sepupuku dan dia langsung berusaha melepaskan setan yang menempel di tubuh saudaraku dengan cara menghisap jempol kaki sepupuku.

FYI menghisapnya tidak secara langsung menempel ke jempol kaki. Oke lanjut ibu itu terus berusaha melepaskan setan itu, saudaraku berteriak kesakitan lantas ibu itu langsung muntah darah. Itu artinya ibu itu berhasil melepaskan setan itu, ibu itu berpesan kepada saudaraku untuk tidak bermain saat maghrib dan tempat yang lumayan seram.

loading...

Sejak saat itu saudaraku tidak pernah bermain saat maghrib dan ternyata rumah kontrakan tanteku itu memang cukup seram, tanteku sering melihat bayangan yang lewat dengan cepat. Oke cukup sekian ceritaku ini, maaf jika ada kekurangan salam untuk semua wassallam mualai’kum wr, wb.

Facebook: Kai Rizki

Agen BolaAgen Bola SBOBET
Kai Rizki

Kai Rizki

"I am Single Player wkwkwk"Facebook: Kai RizkiI am A.R.M.Y Beyond The SceneSalam The Jak Jakarta!!!

All post by:

Kai Rizki has write: 5 posts

Please vote Jangan Main Saat Maghrib Bagian 2
Jangan Main Saat Maghrib Bagian 2
2.5 (50%) 2 votes