Rumah itu di Kutuk - 26 Views

Assalamu’alaikum wr, wb, hallo sobat KCH, perkenalkan nama saya kurnaen, saya dari Bogor, ini adalah cerita pertama saya, jadi mohon maaf kalau masih berantakan kosa-katanya, selama ini saya jadi pembaca setia KCH. Ini adalah kisah nyata, cerita ini saya dapat dari bapak saya, yang kebetulan bapak saya kadang-kadang jadi tempat orang-orang bertanya tentang keadaan suatu tempat apakah berhantu atau tidak, *hehe. Tapi beliau sekarang sudah jarang mengurusin hal-hal mistis lagi.

loading...

Percaya atau tidak, bagi sobat KCH yang pernah nonton film the conjuring 1, mungkin akan di ingingatkan tentang sebuah rumah terkutuk bekas penyihir jahat dan ternyata kisah itu memang ada di Indonesia, tepatnya di daerah Cikereteg, Ciomas, Bogor. Tapi yang punya rumah ini bukan penyihir ya, melainkan hanya seorang yang terdzolimi. Beberapa tahun yang lalu, (tahunnya saya gak ingat, maklum sekarang jauh dari orang tua, tapi ceritanya saya hapal persis).

Seorang teman bapak saya sebut saja pak gianto, membeli rumah dengan harga yang teramat sangat murah di daerah yang di sebutkan tadi, rumahnya lumayan besar, kemudian pak gianto meminta bapak saya untuk melihat kondisi rumah tersebut, bapak saya pun mengiyakannya. Sesampainya disana, bapak saya merasa auranya benar-benar mistis kalau ada orang sunda keeungeun (menyeramkan) ketika masuk kedalam rumah bapak saya merasa ada sesuatu di atap plafon rumah, dan meminta temannya untuk memeriksanya.

Benar saja setelah di periksa ada sebuah bungkusan kain mori bulat, ketika di buka langsung tercium bau busuk, entah apa itu bapak saya juga tidak mengerti. Hawanya benar-benar menyeramkan beliau bilang. Ketika kembali keluar, kebetulan ada seorang kakek penduduk setempat melintas, langsung saja beliau bertanya kepada kakek tersebut perihal masa lalu rumah tersebut.

B: kek, punten (maaf) saya mau tanya, boleh?
K: nanya apa jang? “dengan logat sundanya”.
B: gini kek, ini rumah dulunya kenapa?
K: oh, gini jang, ini rumah dulunya di sumpah sama pemiliknya, dan sumpahnya di bawa mati.
B: di sumpah kenapa kek?

K: jadi dia itu anak paling bungsu, tapi hak-haknya terus dirampas oleh kakak-kakaknya, tanahnya, semuanya terus mendzolimi, sampai tersisa rumah ini, tapi tetap saja di rampas sama kakak-kakaknya, akhirnya dia berucap sumpah siapapun yang mengisi rumah ini bakalan habis.
B: oh gitu ya kek.
K: dulu ada yang isi rumah ini, punya anak perawan, padahal cuman jatuh *doank, tapi sampai jadi bongkok gak sembuh punggungnya.
B: masya Allah, terima kasih kek.
K: sama-sama jang.

Dan ketika itu beliau langsung memberi tahu pak gianto agar membatalkan niatnya untuk membeli rumah ini, karena rumah ini telah di kuasai makhluk jahat karena sumpah si pemilik terdahulu. Namun karena harganya yang murah, dan rumahnya yang lumayan luas pak gianto tetap membelinya. Beberapa malam kemudian beliau bapak saya bermimpi bertemu seorang wanita selama 3 malam berturut-turut dengan muka yang lusuh dan sedih sambil berkata “saya ingin berkurban seekor kambing”.

Beliau tak lantas percaya begitu saja, kemuadian beliau bermunajat meminta petunjuk apakah dia iblis, atau kah dia roh asli dari pemilik rumah. Mungkin beliau bapak saya mendapat jawaban atas mimpinya dan langsung menyampaikannya kepada pak gianto dan bilang bahwa roh pemilik rumah ini ingin melepas sumpahnya dan dia ingin di kurbankan seekor kambing mungkin dia dalam kesusahan karena sumpahnya. Tapi pak gianto tidak mempercayainya dan mengatakan yang penting kita tidak pernah lepas dari shalat dan ngaji.

Bapak saya bilang ini ceritanya lain, dan mengingatkan bahwa jin/iblis tidak takut hal tersebut. Tapi pak gianto urung melakukan saran yang di kasih oleh bapak saya. Semenjak tinggal di rumah itu, entah kenapa istri pak gianto yang selalu sehat sebelumnya tiba-tiba sering jatuh sakit, meski berobat berkali-kali namun tak kunjung sembuh, hingga 1 tahun lamanya istri pak gianto sakit akhirnya ajal menjemputnya.

1 tahun berikutnya pak gianto meninggal dalam kecelakaan, dan anak-anak pak gianto pergi dari rumah tersebut. Percaya atau tidak itulah kisah nyata yang di ceritakan bapak saya. Entah bagaimana kabar rumah tersebut sekarang. Mohon maaf kalau kurang bermutu ceritanya, tapi masih banyak cerita yang ingin saya tulis
jika ada yang ingin bertanya silahkan.

Info contact: [email protected]
Phone: 0813 1566 8202

Agen Bola SBOBET