has write 4 articles | You are reading: Suka Pulang Malam - 3223 Views

Hallo sahabat semua ini cerita pertama saya, yang saya publikasikan ke banyak orang banyak cerita saya untuk kalian, saya asalnya dari Kal-Teng, nama saya alfensus wirian panggil saja al. Saya sering keluar malam dan pulang tengah malam biasa lah ya anak muda soalnya masih muda dan besoknya ngantor jadi mata panda deh *hehe* semua pasti pernah *dong ya pulang tengah malam, ya pasti pernah lah jadi begini ceritanya.

loading...

Saat itu hari kamis pada saat di daerah saya ada kejadian tabrakan yang menewaskan pengendara motor. Waktu itu jam empat ya sekitarnya lah, saya di ajak teman saya pergi lihat Armada tampilkan jadi jaraknya dari kota saya itu kira-kira 3 jam perjalanan motor. Maklum lah saya suka perjalanan jauh jadi saya iya kan saja, waktu hendak berangkat perasaan saya mulai aneh selalu resah jadi saya berdoa saja meminta perlindungan sama Tuhan pastinya.

Waktu di perjalanan entah kenapa saya selalu tertinggal dan sewaktu hari mulai sore entah sepuluh menit atau berapa kami di kagetkan dengan kerumunan orang, ternyata disitu waktu itu ada kejadian kecelakaan tabrakan, ya lokasi tabrakannya juga tikungan maut namanya. Jadi kami berhenti sebentar, waktu kami lihat itu jalan sudah habis bersimbah darah, ternyata itu meninggal korbannya karena kepalannya pecah, kakinya patah, motornya hancur.

Asal mulannya dia juga mau nonton Armada karena ibunya tidak mengijinkan karena jauh akhirnya dia berangkat dengan nekat tanpa restu orang tuanya. Nah kembali ke cerita saya, sesampainya kami disana itu sudah pukul tujuh lewat di jalan itu saya selalu tertinggal di jalan itu saya mencium banyak sekali bebauan jadi saya tidak menghiraukan itu.

Sesampainya di kota tujuan, kami berpisah ke tujuan masing-masing, nah saat itu Armada tampil itu pukul sepuluh lewat, tapi saya tidak terlalu memperhatikan, kalau kata kami di Kal-Teng ada orang kecelakaan meninggal dan berdarah itu namanya *danum mambasuh daha* (air mencuci darah), belum habis saya menonton Armada saya pisah dari teman saya dan kembali ke tempat parkir motor disitu saya ngobrol sama satpam karena kami parkir depan telkom.

Dalam obrolan itu kami bercerita tentang kecelakaan yang menewaskan seseorang tadi. Setelah lama bercerita malam semakin larut, saya memutuskan menelfon orang tua saya memberi tahu bahwa saya ingin pulang jam itu juga di hari hujan deras itu. Jadi kata orang tua saya hati-hati di jalan. Saat itu saya lihat jam tangan saya pukul dua belas jadi saya memutuskan pulang, jas hujan saya pakai, tas saya saya bungkus, segala macam.

Saat itu juga saya menempuh hujan untuk pulang di jalan saya pulang saya kembali mencium bau yang aneh yang terus mengikuti saya sepintas dari lampu motor saya, saya melihat ada benda hitam di pohon tapi itu samar-samar sekali di karenakan hujan lebat, banyak kejadian aneh yang saya dapat malam itu, suara motor mengejar saya padahal gak ada, dan saya pernah mengejar kayak lampu motor tapi kecil lampunya dan berjalan lamban, saya pikir ini ada teman pulang. Saya kejar ternyata tidak ada apa-apa.

Tapi saat dari kejauhan itu jelas sekali saya melihat lampu motor tapi sekarang di kejar gak ada saya tidak memperdulikan itu lagi, saya lanjutkan perjalanan saya, tiba saatnya saya melewati bekas kecelaakan sewaktu kami berangkat disana saya mencium bau amis yang luar biasa, energi negatifnya sangat berasa, dan saya lihat ada perempuan berdiri di pinggir jalan itu bingung mau kemana tak tahu tujuannya samar-samar saya dengar suara rintihan tangisan entah itu halusinasi saya atau apa tapi jelas di telinga saya, saya tegur saja “yaku tuh umba mahalau handak buli” (saya numpang lewat mau pulang).

Di situ saya merasa ada yang mengikuti saya di tengah-tengah hujan lebat itu saya banyak mencium bau, mendengar hal aneh. Sesampai di lima dua namanya, saya makan karena sudah lapar waktu itu pukul dua. Memang disitu tempat persinggahan, saat saya lewat ambulance lewat membawa jenazah yang kecelakaan tadi sore, saya pikir pantas disitu energi negatifnya masih ada dan samar-suara aneh saya dengar.

Sampai disini cerita saya mengenai pengalaman saya masih banyak cerita saya yang lain yang lebih serunya lebih seram, dengan konsep yang berbeda-beda. Ini cerita nyata dari diri saya bukan dari orang lain saya yang mengalami ini sendiri. Maaf kalau ada salah kata atau cerita saya kurang seram karena ini hanya pengalaman. Pesan saya kalau berkendara sendirian perjalanan jauh jarang ada rumah warga, jangan sesekali menengok ke belakang samping kiri kanan, fokus ke jalan saja. Sampai jumpa sahabat di lain waktu. Terima kasih.

Instagram: alfensus_wirian_asse
Facebook: alfensus wirian asse
Whatsapp: 0815 4591 9253

Agen Bola SBOBET

About me :

Alfensus Wirian Banyak cerita yang ingin saya bagikan Tetapi apabila ada kesamaan nama,tempat atau semacamnya saya minta maaf Saya juga manusia tak luput dari kesalahan dan tidak sempurna, karena kesempurnaan hanya milik "TUHAN" Cerita ini bukan dari siapa2, semua real dari saya sendiri. Karena saya anak desa dari kalteng jadi pengalaman saya banyak.