Misteri Rumah Sakit

Hallo sobat KCH, kembali lagi bersama saya, semoga tidak bosan ya 😊 Sebenarnya kisah ini sudah saya ceritakan di grup facebook KCH. Tapi berhubung di grup agak sepi, maka saya ceritakan lagi di sini.

Peristiwa ini terjadi beberapa bulan lalu, saat anak saya terkena demam berdarah dan terpaksa harus opname di salah satu Rumah Sakit di kota. Awal masuk IGD keadaan anak saya sedikit drop sehingga pada malam pertama kami belum boleh pindah ke ruang rawat inap, harus menginap di IGD untuk di observasi, jika keadaan membaik maka setelah itu baru akan di pindah ke ruang rawat inap.

Saat sekitar pukul 21:00 suami saya pamit keluar ruang IGD untuk tidur di ruang yang biasanya di gunakan sebagai ruang antrian menebus obat, karena sudah lelah seharian keliling mencari rumah sakit yang masih ada ruang kosong. Ya, hari itu rumah sakit pilihan pertama kami penuh sehingga kami harus pindah mencari rumah sakit lain yang bekerja sama dengan asuransi milik anak saya. Suami saya pun tidur di tempatnya tak tertutup dan bisa melihat ke bagian luar ruang antrian daftar berobat juga halaman depan rumah sakit, tidur di kursi panjang sehingga bisa meluruskan badan.

Read Another Story:

Saat beranjak tidur di sana, masih banyak orang yang lalu lalang mengurus keperluan ini itu di tempat suami saya tidur. Suami saya pun tertidur pulas, tapi tiba tiba kursi yang di gunakan untuk tidur suami saya ada yang mengangkat(bagian sebelah kursi) lalu menjatuhkannya kembai, otomatis suami saya terbangun karena kaget bukan main, tapi saat melihat kesana kemari ternyata tak ada satupun orang di sana, sepi. Saat melihat jam ternyata sudah pukul 12 malam lebih, suami saya mulai merinding dan memilih bangkit dari sana dan pergi ke ruang IGD,menceritakan kejadian barusan kepada saya.

Tak hanya di ruang obat, ternyata ke hororan di rumah sakit ini masih berlanjut. Ketika kami sudah pindah ke ruang rawat inap Vip. Ya, asuransi anak saya memang mendapat jatah di ruang Vip yang tak pernah saya bayangkan ternyata sangat sepi. Meski banyak pasien tapi semua ruangan di tutup rapat, sehingga hening apalagi saat malam tiba, dan herannya lagi ruangan yang paling ujung persis sebelah ruangan anak saya tak pernah di tempati.

Saat itu sekitar pukul 22:00, saya beserta anak dan mertua sudah tertidur sedangkan suami masih terjaga untuk menonton televisi, tiba-tiba suami saya mendengar pintu di ketuk pelan sebanyak tiga kali, biasanya kalau ada yang mengetuk itu adalah perawat yang mau memeriksa atau memberikan obat. Suami saya langsung bangkit dan melihat keluar kamar, tapi lagi-lagi sepi, tak ada siapapun, saya terbangun saat mendengar suami membukan pintu dan bertanya ada apa, lalu suami menceritakan kejadian barusan dengan ucapan berbisik takut anak kami terbangun.

Tapi saat itu juga tiba-tiba anak saya terbangun sambil menangis rewel berontak minta keluar dari kamar, saya langsung membacakan penggalan surah yaassin dan meniupkannya ke anak saya sambil di dalam hati berkata “tolong jangan ganggu, kami di sini hanya mau berobat tak ada urusan lain”. Dan alhamdulillaah anak saya mau tenang dan tidur kembali.

Sampai anak saya pulangpun ruangan di sebelah tetap tak ada yang menempati, berbeda dengan ruangan lain yang setelah kosong langsung ada penghuni lain masuk tak pernah kosong seperti ruangan seblah itu. Sekian dari saya, terima kasih sudah sudi membaca 😊.

Share This Story On:
TwitterFacebookWhatsapp