3 Anak Misterius

Hai sahabat KCH, nama saya reyveline. Saya akan menceritakan sebuah pengalaman berjudul 3 anak misterius. Ok langsung saja ke cerita. Jadi cerita ini bukan saya yang mengalaminya, melainkan teman kakak sepupu saya. Nah saya akan samarkan nama teman kakak sepupu saya menjadi bunga (samaran) . Jadi bunga bercerita waktu itu dia masih kelas 7. Baru sebulan setelah MOS, makanya banyak bagian-bagian gedung sekolah yang belum dia ketahui.

Tapi anehnya, kejadian ini terjadi siang hari tepatnya ketika dia pulang sekolah. Wah aneh ya, setan kok munculnya siang hari? Bunga cerita waktu dia kelas 7 dia paling senang main ke perpustakaan. Waktu itu, bunga rencananya mau mengembalikan buku yang dia pinjam. Tadinya dia mau minta di temani tapi, berhubung teman-temannya sudah pada pulang dia berangkat sendiri.

Takut kena denda, karena batas pengembalian terakhir itu besok. Bunga lalu langsung masuk ke perpustakaan. Cepat-cepat dia mengembalikan buku-buku yang di pinjamnya, karena masih ingin membaca buku lagi di perpustakaan. Biasanya dia selalu menunggu jemputan di perpustakaan. Nah setelah memilih satu buku yang di rasa cukup menarik, dia pun segera mencari tempat duduk.

loading...

Di salah satu meja panjang, dia melihat ada 3 anak sedang duduk berderet sambil membaca buku. Anehnya mereka diam saja, sambil terus membolak-balik halaman buku. Bunga pikir mereka tenggelam dalam serunya isi buku karena bukunya tebal. Akhirnya, bunga memutuskan untuk ikut bergabung bersama mereka. Kan enggak enak kalau bacanya mojok sendiri, kesannya apatis gitu.

Bunga lalu menarik kursi dan duduk. “Aku ikutan ya” ujar bunga dengan suara nada ceria. Namun tiga anak itu diam saja. Tanpa peduli lagi, bunga membuka bukunya dan mulai membaca. Sejenak, mereka membaca dalam keheningan. Dan terus hening sampai! Pembatas buku bunga jatuh. Memang jatuhnya pembatas buku tidak menyebabkan bunyi yang berarti.

Bunga cepat-cepat menunduk untuk mengambil pembatas bukunya di kolong meja. Dia menggerutu kesal karena sedang membaca bagian yang cukup seru. Dan kalian tahu, apa yang di lihat bunga di bawah meja? “3 anak itu tidak mempunyai kaki”. Bunga langsung ketakutan, dia langsung membereskan barang-barangnya dan langsung menuju pintu perpustakaan. Oke terima kasih sudah membaca cerita saya.

loading...