Ada Hantu di Bulan Puasa

Assalamualaikum saudara-saudariku, dan salam sejahtera untuk non muslim. Mungkin ini cerita nomor 1 dari saya dan sepertinya tidak akan ada nomor 2 karena saya tidak ingin mengalaminya lagi. Ya meskipun kadang-kadang saya mengalaminya juga. Ok, jadi tahun 2012 saya baru kelas 9 sekolah di Mts, nah kebetulan kan bulan puasa dan disekolah saya selalu mengadakan Paskil atau Pasantren Kilat.

Kalau tidak salah dimalam ke-3 saya dan teman-teman belum pada tidur dan jam menunjukkan pukul 01:35 dan masih pada berisik, tidak lama kemudian peserta paskil cewek itu pada teriak-teriak, memang sih agak jauh jarak dari peserta cowok dan cewek itu, kan gak boleh dekat-dekat ya kan *hehe, ok lanjut jadi mereka itu katanya didatangin kuntilanak, jadi mereka pada ketakutan deh.

Nah dari situ saya dan teman-teman pun merasa takut dan segeralah kami beranjak tidur, dan tempat tidur kami dikelas yang jauh dari kelas ditengah komplek sekolah. Ya belakangnya hutan yang menyeramkan lah. Pada jam 02:24 saya terbangun dan saya merasa tidak enak badan, terus mereka juga pada bangun karena sudah waktunya sahur dan harus segera ke masjid yang ada dikomplek sekolah itu.

Tapi saya sepertinya tidak mau dan saya memilih pulang, saya ditemani seorang teman yang sekampung, biar searah kan pulangnya. Sebelumnya gak ada apa-apa sih, tapi setelah saya menuruni jalan setapak yang bawahnya itu jalan kereta api, pertengahan turunan saya reflek melihat kekiri saya dan betapa kagetnya saya melihat sesosok berbaju putih lusuh dan tinggi sekitar 2 setengah meter lah dengan rambutnya yang amburadul, juga wajahnya yang menampakkan tengkorak itu, yang membuat saya tidak bisa bergerak dan tidak bisa mengucap sepatah katapun.

Ya ciptaan Allah ini terlihat menyeramkan dengan tangannya yang lentur seperti tidak ada tulangnya, dia mencoba mendekati saya sekitar 3 meter lah, kebayang kan dekat sekali, tapi teman saya masih dibelakang baru mau turun kejalan itu dan tidak lama kemudian saya mencoba menenangkan diri dan tidak terbawa sugesti saya sendiri, dan saya bisa bergerak lagi. Lalu saya balik lagi dan mengajak teman saya.

Saya: jalan luhur we yu den (jalan atas saja yu den). Tanpa banyak bicara teman saya pun mengangguk dan saya melewati jalan satu lagi yang menurut saya lebih angker, tapi setelah melihat semuanya sepertinya jalan yang satu lagi adalah satu-satunya pilihan. Ya meskipun agak jauh juga gak peduli lah, dan setelah kita meneruskan perjalanan, teman saya agak aneh, dia seolah-olah tidak tenang, dan langkah kakinya semakin cepat.

Saya pun tidak berani bertanya apalagi menengok kebelakang, memang jalan ini juga terbilang angker karena sepanjang 1 KM ini tidak ada rumah dan masih kebun yang gelap tanpa ada penerangan, satu-satunya penerangan saya adalah ponsel saya yang belum ada teknologi LED seperti sekarang. Tapi saya mencoba tenang saja, sesampainya dipemukiman saya merasa tenang dan teman juga bernafas lega.

loading...

Aneh sekali kan saya yang mengalaminya dan ternyata dia ngobrol yang tadi bertepatan dengan saya mengikuti kami berdua sampai kepemukiman dan teman menyadari bahwa makhluk itu masih dibelakang saya. Lalu setelah itu dia pergi, baru teman tenang, aduh kebayang ya kalau saya tahu sebelumnya *hii. Alhamdulillah sampai juga kerumah, besoknya saya tidak sekolah karena sakit, ya itulah cerita saya kawan maaf ya terlalu panjang dan tidak terlalu seram.

KCH

Ifal Aryan

Sekedar kembali mengingatkan. “Jangan pernah baca ini sendirian” :)

All post by:

Ifal Aryan has write 2,704 posts

Please vote Ada Hantu di Bulan Puasa
Ada Hantu di Bulan Puasa
Rate this post