Ada Tapi Tak Kasat Mata (Jin Penunggu Rumah)

Hay sahabat KCH terima kasih buat orang-orang yang sudah menginvite pin aku dan mengatakan mereka menyukai ceritaku. Oh ya cerita yang aku ini murni pengalaman pribadi yang aku alami, atau pengalaman orang terdekat juga ya. Next hari ini aku ingin bercerita tentang makhluk-makhluk yang selalu menemani kita, namun sayangnya tak kasat mata (tidak bisa di lihat oleh mata biasa hanya bisa di lihat oleh mata batin).

Dulu waktu aku masih kecil umur 4/5 tahun, rumahku itu ada sebagian yang terbuat dari bilik (anyaman bambu). Nah pada hari senin ceritanya rumahku yang bagian belakang itu lagi di perbaiki, bilik (anyaman bambu) itu dengan batako. Nah singkat cerita sudah 1 minggu perbaikan rumah, hari minggu itu waktunya *neplok tembok. Pada saat itu yang kerja hanya berdua, bapak dan saudaraku.

Saat itu bapakku kebagian yang ngaduk semen dan pasir, sedangkan saudaraku bagian yang *neploknya. Saat bapakku sudah selesai ngaduk, bapakku ikutan *neplok disisi satunya dan saudaraku disisi satunya lagi. Entah kenapa bagi saudaraku yang sering memperbaiki rumah itu biasanya *neplok itu untuk 1 orang dalam waktu sehari tidak mungkin bisa selesai 1 tembok sendiri, paling hanya setengahnya karena *neplok dan ngaduk semen itu capek.

loading...

Jadi gak mungkin 1 tembok selesai sendiri tapi kenapa bapakku bisa melakukannya sedangkan saudaraku saja tidak menyelesaikannya hari itu juga. Saudaraku itu cuma berpikir mungkin bapakku memang lagi semangat-semangatnya biar cepat selesai. Singkat cerita setelah hari itu, keesokan harinya saudaraku itu kerja lagi, karena ingin menyelesaikan pekerjaan yang kemarin.

Saat sedang bekerja saudaraku itu cerita sama mamahku bahwa semalam ia bermimpi bahwa ternyata yang bekerja gak cuma 2 orang tetapi 3 orang. Nah di mimpi itu orang yang ke 3 itu bilang “capek ih habis bantuin *neplok asa carape awak (pada capek badan)” kata saudaraku bilang “memang kamu siapa? Sampai bantuin *neplok segala”. Eh dia bilang namanya pak projo, katanya.

Dia yang tunggu kamar mandi belakang rumahku, katanya dia kasihan sama bapakku jadinya di bantuin kerjanya. Lantas saudaraku jadi ingat, pantas saja kemarin bapakku kerja tenaganya bukan tenaga manusia pada umumnya ternyata di bantuin makhluk gaib. Dan kata saudaraku si pak projo itu orangnya tinggi besar dan kulitnya hitam.

Itulah cerita yang pernah di alami keluargaku, sesungguhnya jin itu sama seperti kita dan mereka pun punya kehidupan sama seperti kita yang bisa makan, minum, berkembang biak dan sebagainya. Dan mereka pun punya sifat baik/jahat juga.

Jadi intinya walaupun dia baik dan menolong kita jangan sampai kita meminta/memohon pertolongan bahkan sampai ada yang menyembah (kayak dukun gitu, memuja) karena sejatinya kita hanya berdoa, memohon pertolongan hanya kepada Allah saja. Terima kasih yang sudah membaca ceritaku.

KCH

Roseu Suciar

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Roseu Suciar has write 2,694 posts