Aku Anak Indigo Part 2

Sebelumnya aku anak indigo. Sejak saat itu aku terus bermain dengan Charles, Jhansen, dan Tim. Aku senang punya teman, hingga suatu ketika, mereka menghampiriku dengan wajah serius

“Ada yang mau aku katakan kepada kamu Risa”.
“Apa? Ada apa jhansen, bilang saja”.
“Apa kamu senang bermain dengan kita?”.
“Tentu, ada apa, kenapa tiba-tiba kau berbicara seperti itu?”.

Jhansen memegang tangan risa lalu menunduk.

loading...

“Kamu tahu, kami sebenarnya siapa?”.
“*Hmm, bukankah kalian tetanggaku?”.
“Bukan kau salah, kami dulu tinggal dirumah ini Risa”.
“Lalu?”.

Jhansen terdiam dan melepaskan tangannya dari risa, dan Tim adiknya meneruskan.

“Kami tinggal disini dengan orang tua kami, lalu suatu malam rumah ini dirampok, ayah dan ibu kami dipenggal dan kami bertiga ditembak sampai tewas dirumah ini”.
“Jadi kenapa bibi memperhatikanku seakan akan bicara atau bermain sendiri karena kalian hantu dan kalian tidak terlihat?” Risa kaget.

“Iya hanya kamu yang bisa melihat kami Risa”.
“Risa kamu masih mau kan bermain dengan kita?” ucap Charles meneruskan.
“Tentu, karena kalian aku tidak sendirian, aku senang bermain dengan kalian”.

Charles, Jhansen dan Tim tersenyum.

“Kalau begitu ayo ikut kami”.
“Kemana?”.
“Ke suatu tempat, dan kita akan bersama selamanya”.

Charles menggandeng tanganku lalu membawaku keluar lewat jendela lantai dua. Tiba-tiba saja.

“Jangan risa! Berhenti!” datang ibuku dengan sigap menarik tanganku yang hendak melompat dari lantai 2.
“Ah, ibu aku mau ikut mereka!” aku menangis.

Ternyata ibuku yang curiga melihatku yang selalu bicara sendiri sudah membawa orang pintar, segera orang itu memegang kepalaku lalu berbisik kepadaku.

“Hey, hey tenang nak, mereka bukan manusia, mereka bukan temanmu”.
“Aku nggak peduli! Aku mau ikut mereka”.
“*Hmm ibu, anak ibu punya tulang rusuk renggang yang artinya ibu tidak boleh meninggalkannya sendiri, apalagi melamun, karena dia punya kelebihan”.

“Hah, maaf aku nggak tahu pak, baiklah tolong selamatkan anak saya pak, habis ini aku akan terus membawa risa pergi kemanapun aku pergi”.
“Baiklah, hey nak, kamu akan menyesal jika melihat wujud asli teman-temanmu, apa kau siap?”.

Aku hanya mengangguk. “Baiklah sekarang buka matamu”. Aku membuka mataku dan ternyata mereka bertiga tidak seperti yang aku lihat sebelumnya, kali ini sekujur tubuhnya penuh darah dikepala dan dadanya penuh luka tembakan “*argh” aku menjerit lalu pingsan. Ketika aku sadar, aku sudah berada dikamarku ditemani ibuku, *yap dan sejak itu ibuku selalu menemaniku, tamat. Jangan lupa add.

Facebook: Adymas Art

Adymas Art

Adymas Art

Seorang yg suka ngedit foto ,tapi sering diganggu setan ,,…….
suka nonton anime (Naruto,Boruto,Boboiboy Galaxy),suka baca/tulis cerita jangan lupa di add
Fb: Adymas Art
Instagram:@adymas_art

All post by:

Adymas Art has write 98 posts

Please vote Aku Anak Indigo Part 2
Aku Anak Indigo Part 2
4 (80%) 1 vote