Aku Merindukanmu Temanku

Assalamualaikum sobat KCH, jumpa lagi denganku Bismi dari Aceh, ini adalah ceritaku yang ke 31. Oke langsung ke cerita. Ku rebahkan tubuhku ini di atas ranjang bersama dengan teman-temanku. Ku lihat di luar sana hujan turun dengan derasnya, dan bahkan tidak akan berhenti menjelang malam nanti. Ku ambil ponselku untuk mengepost cerita di KCH, tapi rasanya aku sedang tidak mood untuk menulis.

Ku lihat vina dan sinta sedang asyik dengan buku novelnya. Entah novel apa yang mereka baca, sehingga membuat mereka begitu serius membacanya. Jam sudah menunjukkan angka 16.04 sore, tapi anehnya dua temanku ini tak kunjung pulang. Dan hujan di luar sana sama seperti mereka yang tak kunjung berhenti. Ku coba melihat album foto masa kecilku di lemari belajarku.

Saat ku buka album itu terlihat aku sedang tersenyum manis bersama dengan seorang gadis sebayaku. Ku coba mengingat foto siapa yang berada di sampingku itu. Sekitar 12 detik aku pun mengingatnya, ya dia adalah teman akrabku saat waktu SD dulu, dia meninggal ketika aku kelas 4 SD. Aku hanya beda satu tahun dengannya, kebetulan dia di kuburkan tepat di samping rumahku, karena rumahnya bersebelahan dengan rumahku.

Aku teringat masa-masa SD ku dulu bersama dia, kami tersenyum dan tertawa bersama-sama. Tak terasa air mataku menetes jika mengingat kenangan itu. Dalam hatiku berkata “aku merindukanmu temanku”. Di bawah pohon jamblang yang tidak jauh dari jendela kamarku, ku lihat seorang gadis seusiaku menatapku sambil tersenyum. Ku tahu dia bukan manusia, tapi ku hanya melihatnya di iringi dengan senyumanku.

Lama-kelamaan wajahnya kian membusuk, ku lihat darah segar mengalir di seluruh tubuhnya. Aku pun kaku, lidahku tak dapat ku gerakan, begitu pula dengan seluruh tubuhku. Aku hanya bisa berdoa dalam hati memohon kepada Allah agar dia lekas pergi dari hadapanku. Tiba-tiba vina pun memegang bahuku, sehingga membuatku terkejut. “Mimi kamu kenapa, dari tadi kok melamun terus?” tanyanya.

loading...

Aku hanya membalasnya dengan senyumanku, dan ku coba perhatikan lagi pohon jamblang itu. Tetapi gadis itu menghilang entah kemana. Tak lama kemudian ku tutup album fotoku itu, aku pun mengajak vina serta sinta untuk minum teh bersama, dan mereka pun mengiyakannya. Ku rasa aku harus mengunjunginya besok pagi, kataku dalam hati. Cukup sekian sobat, wassalamualaikum.
Fb: Bismi jasein

Bismi Jasein

Bismi

Facebook: Bismi jasein I Fans Anime Naruto From Aceh

All post by:

Bismi has write 81 posts

loading...