Aku Tahu! Aku Tidak Sendirian

Sore itu ada kerja kelompok dirumah temanku (namanya Diana), beberapa teman sudah nyamperin aku. Aku segera mengambil tas dan berpamitan pada mamahku. Aku berangkat jam 5 sore, sebenarnya tugas kita sudah selesai jam 6 tapi aku dan teman-temanku yang lain mau main dan bercanda dulu dirumah Diana. Kami baru sadar ternyata sudah jam setengah 8 malam, kami pun segera pamit sama orang tua Diana.

Aku dan seorang temanku diantar mamahnya Diana karena rumah kami agak jauh dari rumahnya. Sesampainya dirumah aku dan temanku bersalaman dengan mamahnya Diana dan kami pun mengucapkan terima kasih padanya karena sudah mau ngantarin. Aku masuk kedalam rumah, dirumah cuma ada Mama, Nenek, Ayah, dan kakakku. Aku mengucapkan “assalamualaikum” dan segera masuk, anehnya kali ini mereka tidak menjawab salamku, lalu aku bertanya dimana Rasya (adikku) lalu mama bilang kalau dia main, suara mama aneh dan juga biasanya adikku gak boleh keluar rumah jam segini apalagi main. Aku segera masuk kamar dan anehnya mama bertanya.

Mama: “kamu dari mana?”
Aku: “ya dari rumahnya diana lah mah, kan tadi aku sudah pamit.”
Mama: “oh iya mama lupa.”

loading...

“Aneh mamah bukan tipe orang pelupa, tapi mungkin dia lagi banyak pikiran” pikirku. Aku segera masuk kamar dan membuka ponselku, ternyata ada dua pesan yang masuk. Kulihat satu dari temanku, dan satunya lagi dari mama. Isi pesannya “kak! Mamah, nenek, kakak, adik, dan ayah lagi pergi kerumah bude, soalnya tadi Can (anak budeku) pulang dari Tangerang dan dia suruh kita cepat kesana suruh ngambil oleh-oleh *hehe. Tapi nanti jam 9 kita pulang kok, kalau mau makan ambil saja diatas kulkas”.

What? Ternyata aku tidak sendirian dirumahku. Jantungku berdetak kencang, badanku merinding semua, kalau keluargaku pergi lalu mereka itu siapa? Aku pun keluar kamar dan beranikan diri bertanya pada mereka, kalian itu siapa? Dan sosok yang menyerupai mamah menjawab “kita ini keluargamu”. Seketika itu mereka menampakan wujud aslinya, sangat mengerikan.

Tadinya yang berjumlah 4 orang, menyatu menjadi makhluk mengerikan dengan wajah gosong, kaki dan tangannya hancur, berambut panjang dan sekarang suaranya seperti bebek mulai mendekatiku. Makhluk itu sangat buruk, aku ketakutan dan tak bisa bergerak, makhluk itu mengatakan “kamu tidak sendirian”. Saat itu aku berteriak sambil memejamkan mataku. “Kamu kenapa kak?” seseorang menyentuhku, ternyata itu mamah. Aku bersyukur dan menceritakan apa yang sudah terjadi pada keluargaku. Sejak saat itu mereka tidak membiarkan aku dirumah sendirian saat mereka pergi.

loading...
KCH

Adelia nessya

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Adelia nessya has write 2.748 posts