Anabel Part 4

Sebelumnya anabel part 3. Andra sudah tertidur sejak kepalanya menyentuh bantal beberapa menit lalu, aku mencoba menutup mataku dan tertidur tapi entahlah rasa kantukku hilang entah kemana. Aku berbalik menatap kearah Andra orang yang sudah selama 2 tahun terikat secara hukum denganku. Bagaimana hubungan kami? Ah ya kami hanya teman satu sekolah saat SMA dan kebetulan orang tua kami berteman juga jadi karena alasan keamanan dan pergaulan mereka memaksa kami menikah sebagai persyaratan untuk kuliah diluar kota.

loading...

Aku dan Andra tipe orang yang tidak terlalu tertarik terhadap hubungan percintaan lawan jenis jadi saat keluarga kami menikahkan kami, ya oke-oke saja. Setelah kami menikah, kami hidup sebagai teman serumah, teman jalan-jalan dan teman makan bersama, *yap kita tidak terlibat hubungan perasaan hanya sekedar teman bahkan kami sepakat agar tidak tidur bersama agar kami tidak terlibat dengan permainan perasaan yang membuat kami canggung.

Andra tidak seperti laki-laki kebanyakan, hampir seluruh waktunya dia habiskan sendirian untuk bermain game, belajar dan membantu menjalankan bisnis keluarganya dari jarak jauh. Andra juga bukan orang yang rewel dia tak pernah mencampuri urusanku apapun yang aku lakukan selagi aku menyiapkan pakaian dan makanan untuknya dia tak pernah melarang, katanya selagi aku bisa mempertanggung jawabkan segala yang aku lakukan maka lakukan saja.

Entah sejak kapan aku tertidur sampai mataku kembali terbuka pada jam 3 dini hari karena suara gemericik air. Aku melihat kearah kiri dan kananku, Anabel dan Andra masih terlelap didalam mimpi mereka masing-masing. Aku beranjak dari tempat tidur dan perlahan menuju kamar mandi, aku membuka kamar mandi perlahan dan ternyata tidak ada siapa-siapa disana. Aku menghela nafas lega karena mungkin hanya perasaanku, aku merasa haus jadi kuputuskan untuk pergi mengambil air didapur.

Selewat aku melihat siluet seseorang yang berlari dari ruang tengah menuju belakang rumah, aku diam mematung karena kaget campur takut entahlah aku tak tahu itu nyata atau hanya ilusiku saja. Aku masih diam ditempat ketika aku mendengar langkah seseorang mendekatiku.

“Hai kenapa sudah didapur pagi buta begini?” tanya Andra menyapaku.
“Ada orang lain selain kita di rumah ini” bisikku.

Andra berjalan kearah ruang tengah yang sedang kutatap dan menyalakan lampu dan ternyata tidak ada siapa-siapa. Andra menarikku untuk kembali tidur, dia bilang mungkin aku sedikit tertekan karena kejadian kemarin jadi agak paranoid dan menyuruhku untuk banyak-banyak istirahat dan berpikiran positif. Aku mengangguk setuju dengan ucapannya dan menuruti perintahnya untuk istirahat.

Hari berganti hari, seminggu sudah Anabel tinggal bersamaku, pembunuh orang tuanya belum juga ditemukan meskipun sudah dilakukan autopsi tetap saja polisi belum menemukan bukti yang bisa mengarahkan kepada tersangka apalagi tidak ada satupun orang yang mencurigakan disekeliling orang tua Anabel yang berpotensi sebagai tersangka mengingat orang tua Anabel dikenal orang-orang sebagai orang baik.

Polisi seperti menemui jalan buntu untuk menyelesaikan kasus ini apalagi Anabel satu-satunya saksi hidup kejadian itu belum juga mau bicara, dia masih sama seperti seminggu lalu belum mau bicara meskipun sudah tak menangis histeris ketika bertemu polisi tapi dia tetap menempel padaku dan tak mau turun dari pangkuanku.

Anabel semakin nempel padaku bahkan terpaksa aku juga harus membawanya ke kampus. Anabel masih belum mau bicara tapi ketika di kampus dia tak menunjukan mata gusar dan penuh rasa takutnya seperti saat dirumah. Temanku menyarankan untuk membelikan alat gambar untuk Anabel jadi meskipun dia belum mau bicara setidaknya kita bisa tahu apa yang dia pikirkan lewat gambar-gambar yang dia buat.

Semenjak malam itu aku merasa ada orang lain yang tinggal dirumahku selain Anabel dan Andra, tapi Andra tak percaya ucapanku, dia memintaku untuk jangan berpikiran aneh-aneh dan berkonsultasi dengan psikolog untuk menghilangkan trauma karena melihat situasi di TKP saat itu. Bersambung ke anabel part 5.

Adymas Art

Adymas Art

Seorang yg suka ngedit foto ,tapi sering diganggu setan ,,....... suka nonton anime (Naruto,Boruto,Boboiboy Galaxy),suka baca/tulis cerita jangan lupa di add Fb: Adymas Art Instagram:@adymas_art

All post by:

Adymas Art has write 96 posts