Anak Perempuan Misterius Part 2

Assalamualaikum. wr. wb. Jumpa lagi denganku. Umurku 10 tahun dan aku tinggal di Bandung Selatan. Aku akan melanjutkan cerita yang kemarin tentang anak perempuan misterius. Selamat membaca. Lalu aku dan kakakku memberitau kepada temanku dan juga teman kakakku.

loading...

Singkat cerita setelah diceritakan temanku, semuanya penasaran dengan ceritaku dan salah satu dari temanku mempunyai ide yaitu dengan bermain jelangkung dan kami semua pun setuju dan akan dilakukan di rumah kosong bekas nenek temanku yang sudah meninggal.

Singkat cerita ketika malamnya jam 8, aku, kakakku dan juga teman-temanku yaitu Yulia, Santika, Jacinda, Anita (kakakku) Sani, Eliza, Tika, sudah berkumpul di depan rumah kosong sambil membawa alat-alat untuk bermain jelangkung. Setelah itu kami masuk ke rumah kosong itu dan main jelangkung tapi sebelumnya kami membaca mantra terlebih dahulu dan yang membaca mantra aku.

“Jelangkung, jelangse disini ada pesta pesta kecil-kecilan datang tak diundang, pulang tak diantar” ucapku membacakan mantra. Setelah membacakan mantra tiba-tiba si jelangkung bergerak-gerak dan jelangkung menulis.

Jelangkung (menulis): Mau apa kalian?
Aku: Tidak apa-apa, Namamu siapa?
Jelangkung: Tia.
Aku: Apakah kamu yang menggangguku dan kakakku?
jelangkung: Ya.
Aku: Kenapa kamu mengganggu?
Jelangkung: Karena ingin minta tolong kalian.
Aku: Baiklah, asal kamu jangan mengganggu lagi. Kamu mau minta apa?
Jelangkung: Aku ingin balas dendam pada orang tuaku dengan cara membawa orang tuaku ke dalam sumur.
Aku: Ok, tapi dimana orang tuamu?
Jelangkung: Tanyakan saja pada dukun perempuan, nanti kalian akan diberi tau mantra memanggil orang tuaku.
Aku: Oke.

Setelah itu kami langsung ke tempat dukun perempuan dan memberitau tentang anak itu. Lalu setelah itu kami di kasih tau mantranya dan kami kembali lagi ke rumah kosong dan segera membaca mantranya. Singkat cerita setelah membaca mantra, Sontak kami terkejut karena di hadapan kami muncul orang tua yang sepertinya orang tuanya Tia dalam keadaan pingsan. Lalu jelangkungnya bergerak sendiri dan menulis.

Jelangkung: Itu adalah orangtuaku. Bawa mereka ke sumur mati yang kalian tau!
Kamipun segera membawa pergi orang tua Tia memakai karung besar. Dan kami akhirnya menemukan sebuah sumur mati yang amat dalam dan bebatuan dan tidak ada airnya, Ketika tidak ada orang yang lewat, kami segera membuang orang tua itu ke dalam sumur mati dan setelah itu kami tutup dengan kardus yang ada dan segera pulang.

Singkat cerita 2 bulan kemudian aku menonton TV berita bersama Adik dan Ibuku. Katanya di berita ada anak lelaki berumur 8 tahun, menemukan mayat seorang wanita dan pria di dalam sumur mati. Aku pun kaget dan segera keluar rumah untuk bermain bersama teman-temanku. Sekian, maaf ya kalau gak seram.

loading...
KCH

Salma Siti Fatimah

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Salma Siti Fatimah has write 2.808 posts