Angkernya Klinik Papiku

Assalamualaikum wr, wb dan salam sejahtera buat yang non muslim, bertemu lagi dengan saya budi k si orchin abal-abal alias nggak jadi *hehe. Apa kabar para writer dan reader setia KCH, mudah-mudah semuanya dalam keadaan sehat walafiat, tak lupa pula saya menyapa admin KCH yang paling ganteng melebihi aliando syarif, *hehe. Oh ya berhubung sekarang bulan ramadhan saya ingin mengucapkan marhaban ya ramadhan, selamat menunaikan ibadah puasa, minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan bathin.

Gimana para writer, reader, dan admin KCH?! Pada puasa nggak, mungkin sebagian ada yang tidak puasa karena suatu kondisi (khususnya yang perempuan) kalau bang jhon nggak puasa juga, sudah tukar jenis kelamin kali ya, *hehe, hebat banget tuh dokternya bisa tukar kelamin orang. Sudah ah bercandanya, seperti judul diatas kali ini saya akan membahas tentang klinik papiku yang menyatu dengan rumahku follow my story “suara siapa tadi itu ya?” sudah aku jelasin kan.

Okelah kalau begitu, jadi klinik papiku ini memang terkenal angker tapi cuma kami yang tempe (eh tahu maksudnya) orang lain nggak tempe (lagi nggak masak tahu, *hehe) kalau presiden trump, barrack obama, federte mungkin tempe tuh, *hehe, (sudah dibilang nggak masak tahu), jadi gini ceritanya pada zaman dahulu (kayak anak kecil saja kau bud). Klinik ini buka 24 jam nonstop, jadi kalau sudah tengah malam masih buka, dan perawat (susuter) itu ada 7 orang *waw lumayan banyak ya.

Jadi waktu itu kakak-kakak perawat itu lagi pada ngerumpi (biasalah penyakit cewek kalau lagi ramai ya ngerumpi, ngerumpi itulah inilah, haduh). Lagi enak-enaknya ngerumpi (oh ya biar aku jelasin dulu posisi ngerumpinya, jadi dulu itu ada namanya kamar khusus perawat yang jaga shift malam, kamarnya itu sekarang jadi ruangan kosong. Jadi kamar itu berdekatan dengan gudang, cuma dibatasi dengan lemari besar dan tumpukan barang rongsokan, sudah paham kan) jadi lagi enak-enaknya ngerumpi.

Eh malah ada yang nyanyi-nyanyi ria didalam gudang, tapi suaranya merdu banget, kayak juara d’academy 4, *hehe kalah banget suara ayu ting ting, julia perez, dan lain-lain. Langsung para cewek-cewek ini mengambil jurus kage bunshin no jutsu (ngawur loe bud, abaikan), mereka mengambil jurus 1,000 langkah berlari berhamburan keluar ruangan, lalu salah satu dari mereka menelepon mamiku.

Kak Lisa: bu tolong bu, ada hantu!
Mami: ha! Hantu?! Iya, iyalah nanti ibu suruh galy turun.

Lalu mamiku menyuruh bang galy turun membawa tank baja, bom nuklir, sniper, sama shotgun (loe kira mau perang sipil apa, abaikan). Dia membawa Al Quran, ketika dia turun suara itu berhenti (mungkin hantunya lagi ikut audisi *hehe, hantu zaman sekarang nggak ingat dia sudah K.O. masih saja ikut audisi, dirumahku pula, nggak minta ijin, haduh minta aku laporin nih hantu, audisi ilegal) *hehe.

Sekian cerita dari saya tentang angkernya klinik papiku, kurang, lebih, kali, bagi saya mohon maaf yang selebar-lebarnya (nggak nyambung, abaikan). Wassalamualaikum wr, wb. Selanjutnya baca di angkernya klinik papiku part 2.

loading...
KCH

BUDI K

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

BUDI K has write 2,694 posts