Antara Mimpi atau Suatu Petunjuk

Assalamualaikum sobat KCH, ketemu lagi denganku bismi dari aceh. Ini adalah ceritaku yang ke 19. Oke langsung ke cerita, kejadian ini aku alami pada tahun 2016 lalu dan aku masih kelas 3 SMP. Entah ini mimpi menurut kalian, tapi menurutku ini suatu petunjuk atau apa. Pada hari sabtu temanku sarah memintaku untuk menginap di rumahnya, karena ayahnya sedang pergi ke luar kota sedangkan ibunya sudah lama meninggal.

Aku keberatan untuk menerimanya, tapi apa boleh buat sarah adalah temanku dari kecil. Aku pun menyetujuinya dan mengajak beberapa temanku. Malam pun tiba sekitar pukul 17.30 aku, santi, mina, agus dan angga sampai di rumah sarah. Udaranya sangat dingin karena rumah sarah terdapat pohon-pohon yang besar. Sarah pun keluar dari rumahnya dan mempersilahkan kami masuk.

Rumah sarah sangat besar hingga di dalamnya terdapat kolam berenang. Mina, santi dan agus menuju taman yang ada di samping rumah sarah. Sedangkan aku, sarah dan angga duduk di tepi kolam berenang. Aku pun bertanya pada sarah “sar ayah kamu kapan pulangnya ya, apa dia gak takut tinggalin kamu sendirian?”. Sarah pun menjawab “entahlah bis aku juga tidak mengerti” katanya.

Sarah pun menuju ke dapur untuk mengambil minuman untukku dan angga. Tak lama kemudian lampu pun padam, aku dan angga pun terkejut. “Bis kok lampunya mendadak mati ya?” kata angga “iya juga nga, aku gak tau kenapa” kataku. Tiba-tiba terdapat seperti gelembung-gelembung di air kolam. Sontak aku terkejut dan angga tiba-tiba menghilang di sampingku. Aku pun memperhatikan gelembung itu dengan teliti, setelah ku amati seseorang keluar dari air kolam dan mencekik leherku.

loading...

Aku pun berteriak dan meronta-ronta melepaskan diri. Lalu orang itu tertawa dengan lantangnya. Entah apa yang terjadi denganku setelah itu. “Bis, bis, bis. Bangun sudah sore, ayo pulang sudah selesai lesnya” kata mina. “Hah sarah mana, sarah mana?” tanyaku. “Ih apaan sich kamu bismi, sarahkan sudah lama meninggal waktu kita kelas 6 SD, memang kamu lupa” jawab santi.

“Astagfirullah aku mimpiin dia tau” kataku. “Makanya jangan kebanyakan tidur” kata angga. Untunglah semua itu hanya mimpi, tapi aku masih teringat-ingat dengan teman kecilku itu. Semoga sarah tenang di sana, amin. Cukup sekian kejadian yang aku alami. Wassalamualaikum.
Fb: Bismi jasein