Aplikasi Cerita Hantu

Hello, perkenalkan nama aku suci indah sari biasa dipanggil indah tapi kalian boleh memanggil aku apa saja karena itu tak penting. Di cerita kirimanku ini, aku akan menceritakan kisahku karna memang aku suka berbagi cerita. Ok mulai ceritanya. Aku tergolong orang yang penakut namun aku sangat suka membaca ataupun menonton video hantu.

Seringkali aku bergidik dan merinding bila melihat cerita/tontonan yang sangat menyeramkan. Tapi aku tak kunjung bosan malahan aku sangat suka menakuti diriku sendiri karena lucu akan ekspresi wajahku. Sampai pada suatu malam aku mulai bosan karena ceritanya itu-itu aja. Gak ada cerita baru yang agak seru. Aku pun membuka play store dan melihat lihat aplikasi cerita hantu yang ada disitu.

Setelah lama mencari aku tertarik pada satu aplikasi yang menyediakan banyak sekali cerita hantu beserta fotonya. Tanpa ba-bi-bu aku langsung saja mengunduhnya. Setelah mengunduh aku bingung sekali karena bila aku mau masuk aku harus mengisi akun, tapi bukan itu yang kubingungkan melainkan dalam daftar akun itu aku harus mengisi yang aneh-aneh seperti berat badan, jumlah jari kaki, warna kelopak mata, warna kulit, dan lain lain.

Tapi aku tak ambil pusing dan langsung mengisinya. Setelah itu munculah banyak sekali cerpen horor yang mampu membuat suasana sangat mencengkam. Tapi karena sudah malam aku memilih untuk tidur, aku sudah menutup mata beberapa kali tapi sulit sekali untuk tidur karena selalu bermunculan bayangan adegan-adegan di cerhan (cerita hantu) tadi. Karna kesal aku menghapus aplikasi itu lalu kembali tidur dan kali ini aku bisa memejamkan mataku dengan sempurna.

Esoknya aku bercerita pada teman-teman sekolahku tentang aplikasi itu dan kami membuka dan membaca bersama tapi tentunya aku harus mendownload lagi karena malam telah ku hapus. Entah kebiasaan dari mana aku selalu menghapus aplikasi itu dikala bosan dan mendownloadnya dikala butuh. Pernah waktu itu aku mendapat pesan yang muncul tiba-tiba dari aplikasi itu berisi “hapus aplikasi ini tapi jangan didownload lagi atau kamu akan celaka”.

Tapi aku tak memperdulikan karena kupikir mungkin ini akal-akalan si penulis aja, atau lebih tepatnya iseng. Lalu pada malam itu aku sedang duduk di sofa ruang keluarga menunggu kedua orang tuaku yang selalu pulang malam karena pekerjaan kantornya sedangkan kakak ku menginap dirumah temannya.

Aku menunggu di temani cerhan di aplikasi itu lagi. Kali ini semua cerita itu sangat seram dan menegangkan, lalu aku membaca cerhan terakhir yang berjudul “here”. Aku terkaget karena cerita ini sangat mirip kisah hidupku. Di bait terakhir yang kubaca adalah “tanpa dia ketahui seseorang berdiri dibelakangnya dan membunuhnya”.

Kutengok ke belakang manusia memakai baju merah namun hanya tulangnya saja dan berkepala bulat, bermata hijau, mata putih saja tak berkelopak, muka penuh sayatan pisau dan terlihat di hidungnya keluar belatung-belatung menjijikan sedang menatapku marah sambil mengangkat pisaunya tinggi-tinggi, yang kudengar terakhirnya adalah dia berbicara dengan suara beratnya “sudah kubilang hapus aplikasi ini” lalu… jleb!! Kurasakan bau anyir darah keluar dari leherku dan semuanya gelap.

loading...

Share This: