Aroma Pusaka

Hola! Salam untuk semua tanpa terkecuali. Kembali aku akan nge-post pengalaman aku saat masih indigo. Pengalaman aku ini masih seputar organisasi kebatinan yang aku ikuti. Inilah ceritanya. Seperti biasa, dihari sabtu malam minggu jam 22.00 WIB kami latihan kebatinan dilapangan bulutangkis bersebelahan dengan rumah pimpinan kami (sebut saja mang Kusi) dekat pinggir sungai.

Banyak yang datang baik dari anggota maupun orang yang sekedar nonton. Kami saling adu kekuatan batin/tenaga dalam satu sama lain. Malam akhirnya makin larut dan orang yang menonton kebanyakan sudah pada pulang kerumah masing-masing.

Biasanya semakin malam kami latihan maka semakin banyak makhluk lain yang ingin mendekat ke arah kami. Gak terasa ternyata kami latihan sudah sampai jam 12 malam lewat. Ada sebagian anggota yang pulang dan sebagian masih dilapangan ngobrol satu sama lain dan aku termasuk yang belum pulang. Gak lama kemudian kami pindah tempat duduk diteras belakang rumah mang Kusi.

Kami ngobrol dengan mang Kusi dan dia banyak kasih kami nasehat seputar pengendalian kebatinan dan sebagian pengalaman dia saat dikeroyok orang banyak. Dia cerita kalau kebatinan kami berbeda dari ilmu kebatinan yang lain karena beberapa faktor dan memang benar kalau dari pandangan batin sangat terasa bedanya saat kami dekat dengan anggota kebatinan yang bukan dari kami.

Saat sedang seru mendengar cerita mang Kusi tiba-tiba kami semua mencium bau aroma bunga melati dan kemudian baunya berubah menjadi seperti campuran beberapa bunga. Baunya sangat tajam dan gak hilang-hilang. Kami pun masih melanjutkan obrolan kami meski bau itu semakin tajam. Selang beberapa menit mang Kusi menunjuk kearah pohon kelapa yang sudah tumbang dan lapuk dan dia berkata “disana, apa kalian lihat cahaya jatuh gak?” dan yang mengiyakan hal tersebut tapi sialnya cuma aku yang gak lihat karena posisi aku saat itu menghadap kearah depan bukan kearah belakang/sungai.

loading...

Lalu ada yang bertanya dengan Mang Kusi cahaya apa yang jatuh itu. Mang Kusi menjawab kalau cahaya itu adalah pusaka yang jatuh dan berbentuk keris kecil dan dia menyuruh kami untuk mencarinya kalau kami mau. Gak ada yang berani diantara kami yang dekati pohon mati itu karena lumayan gelap dan diluar area kami dan takut kalau kami dirasuki oleh makhluk halus. Akhirnya ada senior kami yang berani mendekat dan yang lainnya pun ikut juga kesana.

Saat sampai disana kami mencari energi pusaka itu berada. Kami sempat kewalahan mencari posisinya karena selalu berpindah-pindah pada akhirnya mang Kusi turun tangan dan kemudian posisinya ketemu. Satu-persatu kami mencoba menarik pusaka itu tapi gak ada yang berhasil. Mungkin sudah 1 jam kami mencoba beberapa cara untuk menariknya tapi tetap gak berhasil lalu mang Kusi berkata “sudahlah biarin saja, mungkin bukan milik diantara kita lagian kalau dia temukan tuannya bakalan dapat juga” dan kami pun menyerah.

Capek karena terkuras tenaga buat narik pusaka itu kami putuskan pulang kerumah masing-masing. *Eits, tunggu dulu. Meski pengalaman malam itu sudah selesai tapi bau dari bunganya masih ada hingga 3 hari kemudian baru baunya memudar dan akhirnya hilang.

Sampai sekarang aku gak tahu apa orang yang gak punya ilmu kebatinan atau yang bukan indigo bisa mencium bau itu atau nggak. Sekian sebagian dari pengalaman-pengalaman mistis nyata yang aku alami saat masih indigo. Sampai jumpa lagi, see you!

KCH

Mago

Sekedar kembali mengingatkan. “Jangan pernah baca ini sendirian” :)

All post by:

Mago has write 2,704 posts

Please vote Aroma Pusaka
Aroma Pusaka
Rate this post