Arwah Air Terjun

Selamat membaca kisah dengan judul arwah air terjun ini. Waktu itu ialah musim cuti semester pada bulan april, dimana semua siswa siswi semua berbual tentang kemana mau habiskan hari liburan yang panjang itu dengan aktivitas. Untuk menambahkan pengalaman hidup seusia remaja, begitu juga aku dan juga enam rekan kharib ku sedang berbual apa yang mau kami semua lakukan pada liburan.

Saat satu temanku bella berbicara bahwa tidak jauh dari perkampungan nya ada sebuah kawasan air terjun yang memiliki suasana yang nyaman untuk tenangkan pemikiran kami yang telah dibelenggu oleh hari hari peperiksaan. Lantas aku dan teman lain nya bersetuju, akhirnya kami merencana akan kesana pada hari kamis sesuai pada waktu itu hari jadi sahabat kami bernama shane. Hari pun tiba, kami bertolak kesana menggunakan van.

Aku, bersama bella, shane dan pacarnya kent lantas tiga lagi sahabat aku yaitu leo, mihka dan eddy. Kami mandi mandi, berseronok, menikmati ayam panggang kampung dan malamnya kami buat unggun api. Aku mencari lebah dan kayu api di sekitar kawasan perkemahan kami, sepertinya ada yang ekori seperti sesuatu yang agak kecil berlari hatiku tidak enak saat jejak kaki di hutan itu.

Tidak lama kemudian aku pulang membawa kayu api yang cukup untuk malam itu. Aku tidak mau menceritakan kejadian yang ku alami kepada yang lainnya, kerana kepenatan kami tertidur. Malam lewat sunyi sepi kedengaran bunyi suara anak anak kecil ketawa di sekitar khemah kami. Beberapa menit kemudian diselangi oleh bunyi tangisan yang amat sayup, semua terbangun dan tergumam melihat sekeliling. Namun tiada sosok anak anak kecil yang kami lihat, rembulan penuh di langit bercahaya terang.

Bunyi sesuatu jatuh dari atas air terjun dan menghempas kepermukaan air yang tiba-tiba deras seakan ada sesuatu didalamnya berulang kali kedengaran, kabut meliputi kami. Tiada apa yang dapat dilihat hanya sepi, kesesokan harinya kami mau pulang. Dalam perjalanan kami menemui beberapa penduduk kampung di sekitar air terjun itu yang kebetulan mau ke kebun mereka.

“kalian dari mana tadi” tegur warga disitu.
“kami baru pulang bermalam di air terjun ujung sana” jawab sahabatku bella.
“di sana baru sahaja mengambil tumbal, tumbal anak kecil, sampai sekarang mayatnya belum ditemukan” semua terdiam. Sepertinya apa yang kami alami malam tadi ada kaitannya dengan kematian misterius anak kecil di air terjun itu.

loading...

Share This: