Arwah Pocong Penasaran

Salam mistis untuk sobat KCH, Weni kembali lagi, kali ini masih sama. Aku akan menceritakan kisah nyata yang di alami kawan ku. Langsung ke cerita. Malam itu entah hari apa aku lupa, namaku Arif, aku berdomisili di Riau. Ini kisahku. Dimana aku bertemu arwah penasaran yang berbentuk pocong. Hari itu aku pergi ke rumah temanku karena ada suatu keperluan.

Aku berangkat sendirian menggunakan motor. Aku cukup lama berada di rumah temanku itu, hingga tak terasa hari sudah larut malam. Setelah urusanku selesai aku segera pamit pulang. Ku starter motorku dan meninggalkan rumah temanku. Malam semakin larut, kendaraan pun jarang yang melintas. Awalnya aku biasa saja, aku tak berfikir apa pun saat itu.

Namun di tengah perjalanan motor yang aku kendarai tiba-tiba terasa berat, seperti sedang membonceng seseorang. Karena firasatku mulai tidak enak, aku memastikan ada apa di belakangku melalui kaca spion. Dan astaghfirullah, ternyata dibelakangku duduk sosok pocong. Betapa kagetnya aku, aku tetap berusaha tenang meskipun keringat dingin sudah membasahi tubuhku.

Sosok itu berbicara padaku “Mas lain kali numpang sampai perempatan TPU” dan aku jawab “Iya cong kalau aku lewat gak apa, asal jangan ganggu” setelah bicara demikian, entah kapan dan dimana sosok itu hilang, yang jelas aku tak melihat keberadaannya dari kaca spion. Hari demi hari telah berlalu, kini tiba hari sabtu, dimana para muda mudi melakukan ritual malam minggu, begitu juga dengan ku.

Seperti pemuda lain, aku juga malam mingguan. Tak disangka, aku kira hanya manusia yang malam mingguan, ternyata MG (Mahluk Gaib) juga ikutan. Sosok pocong itu kembali menghadangku, kali ini dia memberiku selembar foto wanita beserta sebuah surat. Ini foto calon istriku yang berada di Bandung, aku meninggal saat dalam perjalanan menuju rumahnya.

Motor yang ku kendarai tertabrak oleh sebuah truk yang sedang melaju kencang. Bisakah kamu mengantar foto beserta surat ini padanya? dan sampaikan salam rinduku, aku minta maaf atas semua kesalahanku ke kamu. Setelah berbicara demikian, sosok itu hilang dan tak pernah muncul. Dia muncul kembali ketika surat dan foto itu sampai di alamat tujuan.

loading...

Share This: