Arwah Tukang Nasi Goreng

Hai ini pertama kali aku ngepost cerita hantu, selama ini aku cuma sering baca KCH aja. Namaku indah, aku masih kelas 2 SMP. Waktu itu pukul 8 malam. Aku dan kakakku fitri sedang mengerjakan PR bersama di ruang tamu.Ayah dan ibu kami belum pulang masih menghadiri acara pernikahan teman ayah.

Saat asyik belajar tiba-tiba lampu di daerah kami.
“Yah, mati lampu lagi padahal PR ku belum selesai” kata kakakku.
“Iya, kenapa sih sekarang sering banget mati lampu? Ya sudah yuk kak kita ke dapur cari lilin” ajakku.
“Tapi gimana? Kan gelap jalannya gak keliatan”.
“Loh kan kakak bawa hp”.
“Oh iya kakak lupa hehe”.

Akhirnya kami pun berjalan dengan berpegangan tangan mencari lilin di dapur dan menyalakannya di sudut-sudut ruang tamu agar lebih terang karena kami berdua sedikit takut dengan gelap.
“Ya sudah kak, aku nerusin PR ku dulu ya besok mau di kumpulin”.
“Iya” jawab kakakku.

Setelah beberapa lama akhirnya PR ku selesai dan kami berdua memutuskan untuk tidur di kursi ruang tamu sambil menunggu orangtua kami pulang. Jam menunjukkan pukul 11 malam. Tiba-tiba aku merasa lapar, lalu kubangunkan kakakku.
“Kak, bangun kak. Aku laper nih”.
“Aduh tahan dulu deh sampai ibu pulang, lampunya juga kan belum nyala”.
“Tapi aku sudah laper banget, Kak. Beli makan yuk” rengekku.
“Ya sudah deh ayo. Tapi cari senter dulu ya” kata kakakku.

Setelah itu akhirnya kami berdua keluar. Di luar sangat gelap dan sepi karena semua pasti sudah tidur. Tiba-tiba dari kejauhan kami melihat ada tukang nasi goreng berjalan kearah kami.
“Kak, ada nasi goreng mau kesini tuh. Sudah makan itu aja yuk. Kita tungguin disini”.
“Wah, iya tuh. Ya sudah duduk sini aja dulu daripada jalan kedepan capek”.

Kamipun mengobrol sambil menunggu nasi goreng itu lewat. Tiba-tiba kami mencium bau wangi bunga seperti yang di pakai di kuburan. Kamipun diam dan sepakat menoleh, ternyata tukang nasi goreng itu telah hilang. Kami berdua berlari menuju pos satpam yang ada di dekat rumah kami. Sesampainya di sana, kami menceritakan kejadian itu pada satpam disana.

Ternyata, dulu waktu mati lampu ada tukang nasi goreng yang dibunuh preman di lahan kosong dekat rumah kami karena tidak mau memberikan uang hasil jualannya. Setelah kejadian itu, terkadang di saat lampu mati di daerah kami tukang nasi goreng itu sering menampakkan diri disana. Akhirnya karena takut kami memutuskan tetap di pos satpam sampai orang tua kami pulang. Sekian, terima kasih. Maaf ya kalo ada kesalahan.

loading...

Share This: