Kota Mati Part 15

Sebelumnya kota mati part 14. ketika Dwi sedang asik dan fokus mengamati coretan-coretan gambar dikertas itu, tiba-tiba saja pundaknya terasa berat, dia pun memegang kedua pundaknya dengan tangan kanannya secara bergiliran sementara tangan kirinya masih memegang kertas. “*Sshh” Dwi mendesis… Read more

Kota Mati Part 14

Sebelumnya kota mati part 13. “Kia!” teriak Yandi sambil terduduk bangun dari tidurnya, nafasnya tersenggal-senggal, keringat dingin kini membasahi tubuhnya. Tanpa berpikir panjang dia langsung mengecek Kia yang tadi tidur disampingnya, ternyata Kia sedang tidur pulas. Yandi merasa lega ternyata… Read more

Kota Mati Part 13

Sebelumnya kota mati part 12. Yain baru saja pulang dari sekolah, ketika sudah sampai didepan rumah tiba-tiba saja sapu tangan jingga yang dibawanya terbang terhembus angin, dan jatuh dihalaman rumah Andi. Yain langsung memasuki halaman rumah Andi untuk mengambil sapu… Read more

Kota Mati Part 12

Sebelumnya kota mati part 11. Detik berganti menit, menit berganti jam, jam berganti hari, sudah beberapa hari ini Nurul dihantui rasa cemas, dilihatnya rumah disamping kanan dan kiri rumahnya yang kini sudah tak berpenghuni, setiap hari para tetangganya satu persatu… Read more

Kota Mati Part 11

Sebelumnya kota mati part 10. Yandi hampir putus asa, ketika dia melihat salah satu jendela kaca, dia langsung menuju kejendela itu dan berusaha membukanya, diambilnya kursi kayu didekatnya lalu dia pukulkan kearah kaca jendela tersebut hingga pecah. “*Pyar!” akhirnya Yandi… Read more

Kota Mati Part 9

Sebelumnya kota mati part 8. “Mohon maaf, kau ikut di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja)” perkataan Deska bagai petir disiang bolong, membuat jantung Yandi seakan berhenti berdetak, kerjaan impiannya kini hanya tinggal kenangan. Dirinya harus rela keluar dari pekerjaannya karena perusahaan… Read more

Kota Mati Part 8

Cerita sebelumnya kota mati part 7. Langsung terdengar bunyi pintu kamar sangat keras sekali, suaranya mengagetkan Yain sehingga dia relfeks berhenti untuk berteriak, tiba-tiba hening, Yain masih dalam keadaan menutup matanya, tak ada suara. Dia berusaha melepaskan kedua tangannya yang… Read more