Awas Ada Tuyul

“Awas ada tuyul” kataku menjerit. Sontak Ami langsung kocar-kacir. *Hehe. Kisah ini sekitar bulan agustus tahun 2016, baru-baru saja sih. Jadi nih aku sama Ami alias bernard bear (tetangga sekaligus sahabat in my story “aku gak bohong“). Waktu itu saat mau maghrib nih, aku sama Ami mau keluar beli bungkus kado. (Ami sudah ada dirumahku dari siang. Dia betah kalau sudah dirumahku).

Karena temanku dan Ami sekaligus tetangga kami besok ulang tahun (ultah) lah. Sebelum kami keluar, mamaku sudah bilang “tunggu habis maghrib saja beli bungkusnya”. Ya, karena kami anak *degil, *merengkel. Malah kabur diam-diam ke Indomaret cari bungkusan kado. Ini kira-kira 20 menit sebelum adzan lah. Di luar, kami, awalnya saat jalan mau ke Indomaret tidak terjadi apa-apa, tapi saat berada.

loading...

(Tunggu dulu ya, aku mau jelasin dulu posisinya. Ada kan banyak pohon besar dan satu rumah kosong, pernah loh aku ceritain, in my story “Slendrina itu nyata“. Jadi ceritanya jarak kami sama pohon-pohon dan rumah kosong itu kira-kira 2 meteran lah). Lanjut ya. Tapi saat kami berada dekat pohon itu, alangkah terkejutnya aku spontan melihat tuyul berlari sekilas, berlari kearah Ami (jarak Ami sama aku, Ami didepan dan aku sedikit kebelakang).

Wah, nih tuyul. Langsung dengan spontan aku teriak yang membuat Ami terkejut. “Awas ada tuyul. Awas mi, ada tuyul” Ami langsung kocar-kacir. “Mana Gin, mana. Betul lah. Jangan bercanda”. Aku jawab “aku gak bercanda. Dia lari kearah loe tadi. Kalau loe gak minggir, bisa-bisa tubrukan deh kalian”. Ya walaupun tuyul itu makhluk halus, tapi ya jaga-jaga saja. Adzan maghrib pun berkumandang. Kami gak jadi beli bungkus kado. Baru keluar sudah dikasih surprise sama satu tuyul, takutnya kalau dilanjutkan, tuyul itu bisa-bisa bawa rombongan pula.

Bagi reader yang belum pernah lihat tuyul, aku kasih tahu ya wujud tuyul itu bagaimana. Kalau yang di film-film apalagi film “tuyul dan mbakyul” itu hanya imajinasi produsernya saja tuh. Ya, wujud tuyul itu dia memang kepalanya plontos, hanya menggunakan pakaian dalam, terus tuyul itu punya taring. Ya, giginya itu bertaring, jalannya merangkak dan tak jarang juga aku lihat kalau tuyul yang original itu ada tanduknya. Ya, itu terserah pada mas dan mbak saja. Percaya sukur, gak percaya “sukurin loe gin”.

Oh ya. Aku kepingin banget gabung jadi grup di KCH. Tapi tak disangka tak diduga, facebook saya dibajak orang gila. *Haha. Malas lagi mau buat akun facebook yang baru, sudah dua kali dibajak. Sudahlah ya. Bye-bye.

Fiolin Fradah

Sezgina F.S Fradah

Thank you for reading my stories. Thank you for liking my stories Thank you so much... Terimakasih,Thank you,Arigato gozaimasu, kamsahamnida,Xie-xie,Merci bien,Dankejewel,Matur nuwun,Tarimo kasih,Hatur nuhun,Bujur...

All post by:

Sezgina F.S Fradah has write 94 posts