Ayahku di Kejar Nona Kunti

Selamat sore reader KCH. Mawar datang lagi. Kali ini aku mau cerita tentang pengalaman ayahku di kejar oleh nona kunti. Ayahku adalah seorang pedagang nasi goreng. Waktu itu ayahku pulang berdagang pukul setengah dua malam. Setelah ayah memarkirkan gerobaknya di lapangan, ayah langsung pulang ke rumah dengan membawa tomplok berisi nasi sisa berdagang.

Di samping lapangan terdapat sungai kecil dan pancuran untuk yang biasa mandi atau buang hajat disitu. Saat melewati pancuran itu ayahku merasa ingin buang air kecil. Lalu ayah turun ke pancuran untuk buang air kecil. Saat sedang buang air kecil ada yang menepuk bahu ayahku. Ayahku yang tak tahu bahwa itu bukan orang, lalu berkata “nanti dulu aku belum selesai”.

Lalu orang dibelakangnya menepuk pundaknya lagi, “entar dulu kenapa sih?” (sedikit kesal). Saat sudah selesai. Ayahku membalikan badan dan baru sadar kalau yang menepuk pundaknya bukanlah orang. Melainkan si nona kunti yang sedang melayang di belakang ayahku. Sontak ayahku langsung ngacir sekencang-kencangnya barang-barang dagangan di tinggal di dekat pancuran.

Dan si nona kunti mengejar ayahku. Seperti film india saja *haha. Untunglah jarak lapangan dan rumahku tak terlalu jauh, jadi ayahku bisa langsung menabrak pintu dan langsung menguncinya. Ibuku yang kaget dengan suara gebrakan pintu langsung keluar dari kamar dan bertanya “ada apa?”.

Ayahku menjawab seadanya. Lalu ibuku bertanya lagi, mana barang-barang dagangan? Ayahku menjawab “di tinggal disana”. Ibuku tertawa melihat ayah yang ketakutan. Padahal biasanya ayah pemberani sekali *haha. Segitu dulu yah reader KCH, maaf kalau tidak seram. Sebenarnya bagiku ini lucu, bukan seram. Sampai jumpa.

loading...
KCH

mawar

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

mawar has write 2.657 posts