Bayangan Misterius di Gedung

Ini pengalamanku tentang sebuah bayangan misterius pada aku saat menjadi panitia acara jurusanku pada akhir tahun 2011. Tepatnya pada bulan november, jurusanku mengadakan sebuah acara, karena acara ini baru pertama kali di adakan ketua panitia akhirnya memilih sebuah gedung di kawasan kampus untuk dijadikan tempat acara.

loading...

Gedung ini merupakan bangunan bertingkat yang belum jadi seutuhnya, konon pembangunannya di hentikan karena masalah izin pembangunan. Kami menyewa gedung ini karena biaya sewa yang murah dan cukup luas untuk mengadakan acara. Karena gedung ini memang belum jadi, kami terpaksa memasang lampu yang di nyalakan dengan generator, itu pun sebenarnya sangat kurang memadai.

Dua pekan sebelum acara, kami mulai membersihkan gedung dan membantu sie dekorasi untuk memasang pernak pernik guna mempercantik tampilan ruang. Kami hanya menggunakan lantai 1 dari gedung ini karena hanya lantai ini yang bisa digunakan. Lantai 1 terdiri dari 1 ruang tengah yang cukup besar, 2 ruang memanjang yang cukup luas di bagian kiri dan kanan ruang tengah, dan beberapa ruang kecil yang mungkin di desain untuk kios.

Kami mendirikan panggung di ruang tengah, ruang kiri sebagai ruang panitia dan ruang kanan sebagai ruang pameran. Semua persiapan selesai hingga tiba hari H pelaksanaan acara, semua berjalan cukup lancar dan pengunjung pun cukup banyak. Semua terlihat normal, walaupun kata temanku yang sensitif terhadap hal mistis kerap merasakan sekelebat bayangan hitam terbang hilir mudik di atas ruangan dan hawa akan terasa berbeda jika berada di ruang pameran yang memang sangat minim penerangan bahkan di siang hari.

Perasaanku biasa saja karena memang aku kurang sensitif terhadap hal gaib. Namun, pandanganku berubah pada hari itu. Satu hari setelah selesai acara, kami masih datang ke gedung itu untuk membersihkan dan merapikan barang-barang yang digunakan saat acara, dan hari pun sudah beranjak petang saat ketua panitia mengajak kami berkumpul di ruang samping kiri untuk melakukan rapat evaluasi.

Kami duduk membentuk lingkaran dan posisiku menghadap ke belakang gedung, karena ruang itu hanya di batasi dengan dinding kaca jadi aku bisa melihat menembus ruang dan terlihat sudut gedung yang gelap. Ketua pun memulai rapat, waktu itu sudah menjelang waktu maghrib, minimnya penerangan ditambah langit mendung di luar membuat suasana makin mencekam.

Aku tidak bisa konsentrasi dalam rapat, entah mengapa mataku selalu tertuju pada pojok gedung yang gelap itu. Cukup lama aku memandanginya saat tiba-tiba aku melihat sesosok bayangan hitam mengintip dari sudut ruangan, bentuknya tidak karuan dengan mata putih menyala.

Aku langsung menunduk dan menepuk teman di sebelahku “itu apa?” tanyaku gugup. “Sudah gak usah di lihatin” kata temanku. Namun, perasaanku sudah tidak tenang. Teman-teman yang lain pun nampaknya juga merasakan hal yang sama dan akhirnya ketua memutuskan untuk memindah rapat ke ruang tengah.

Namun karena suasana yang sudah tidak kondusif akhirnya kami memutuskan untuk melakukan rapat esok harinya di kampus. Saat itu muncul 2 orang temanku dari arah belakang, tepat ditempat aku melihat bayangan tadi. Lalu aku pun berpikir, apakah yang mengintip tadi temanku? Atau (makhluk) yang lain? Sampai sekarang pun aku tak tahu.