Bedah Mayat di Laboratorium IPA

Halo sahabat KCH, nama aku rien. Aku berasal dari balikpapan. Gak usah lama-lama, kita mulai ya ceritanya. Suatu hari pada saat ujian praktek di universitas ternama di wilayahku, aku dan teman-teman di suruh bedah mayat, yang langsung di pesan dari rumah sakit terdekat. Bedah mayat ini di lakukan bertujuan untuk mengetahui organ-organ dalam manusia.

loading...

Tanpa sepengetahuan kami, mayat itu langsung dibawa ke lab, untuk di otopsi dan yang bawa itu langsung perawat dari rumah sakitnya. Iseng-iseng aku bertanya “mas, mas kalau boleh tau itu mayatnya, matinya karna apa ya?” si mas itu bilang “oh, mayat ini mati karena korban gantung diri, dek”. Spontan aku langsung bergidik, tapi karena masalahnya dengan pelajaran, jadi aku buang jauh-jauh pemikiran negatif itu.

Jam menunjukkan pukul 7.30 karena prakteknya baru mulai malam, sebab dari tadi siang pada sibuk ngurusin peralatannya. Aku jadi agak merinding, tapi demi pelajaran apa boleh buat. Kalau misalnya praktek bedah mayat di lakukan besok, itu mayat bisa membusuk. Tibalah, di saat dosen kami mulai berbicara “oke, kita mulai praktek bedah mayat sesuai dengan petunjuk buku”. Tiba-tiba ada sosok tangan yang memegang bahuku.

Dengan cuek, sambil merhatin dosen yang lagi nerangin “apa sih?” sahutku dan melanjutkan memperhatikan kembali dosen. Setelah sekian lama, dia mencoba menyentuh bahuku lagi. Tiba-tiba pandanganku gelap, dan akhirnya setelah sadar aku telah berada di UGD.

Dosen bertanya kepadaku tentang malam tadi yang ku alami di lab, dan aku pun bilang kalau tadi malam, “aku melihat sosok lelaki yang di belah dadanya sedang memegang pundakku dari belakang, dia terlihat lebih pucat dan menatapku dengan kedua matanya yang tajam. Entah seperti apa, tetapi mayat itu seperti ada dua”.

Setelah mendengar pernyataanku dosen bertanya pada perawat tentang mayat yang kami buat praktek. Alhasil, ternyata mayat itu memanglah mayat yang mati karena hidupnya yang tragis dan memaksa dirinya sendiri untuk gantung diri. Tidak rela, tubuhnya di mutilasi, dia sengaja mengganggu waktu praktek tadi malam. Jelas perawat rumah sakit. Sekian cerita dari saya, kalau gak seram maaf ya, wasalam.

KCH

Riendy nasywa aprillia

Sekedar kembali mengingatkan. “Jangan pernah baca ini sendirian” :)

All post by:

Riendy nasywa aprillia has write 2,704 posts

Please vote Bedah Mayat di Laboratorium IPA
Bedah Mayat di Laboratorium IPA
Rate this post