Behind

Hai nama saya fariz saya akan mengirimkan pengalaman seram saya. Jadi waktu itu saya dan saudara saya yang bernama zidan tersesat di hutan, jadi kami memutuskan menelusuri hutan itu mungkin saja kami bisa menemukan pondok di hutan itu setelah menelusuri hutan kami akhirnya bertemu pondok kecil. Kami pun langsung masuk ke pondok tua itu.

Belum lima menit kami masuk tiba-tiba ada yang mengetuk pintu pondok itu. Tanpa ragu saya langsung membuka pintunya dan terlihatlah sesosok pemuda berpakaian coklat dan dia berkata,

loading...

Pemuda: permisi bisakah saya numpang menginap satu malam disini?
Saya: oh. Dengan senang hati saya memperbolehkan kamu menginap disini.

Namun tiba-tiba adik saya menangis sekeras-kerasnya dan pemuda itu langsung berlari menjauh dari pondok tersebut. Saya langsung memarahi adik saya karna dia tak sopan dengan pemuda tadi. Adik ku tiba tiba diam, hari sudah mulai gelap dan kami memutuskan untuk tidur di pondok itu paginya kami ditemukan oleh tim penyelamat dan kami di bawa ke rumah.

Sesampainya di rumah kami menyalakan tv kami menonton berita rupanya. Pemuda yang datang ke pondok waktu itu adalah seorang pembunuh. Saya pun sangat terkejut bagaimana mungkin adik saya tau kalau pemuda itu adalah pembunuh dan saya pun bertanya kepada adik saya.

Saya: dik, bagaimana kamu bisa tahu kalau pemuda itu adalah pembunuh.
Zidan: saya tidak tau kalau dia adalah pembunuh namun. Saya melihat seseorang yang berlumuran darah yang berada dibelakang pemuda itu.

Share This: