Berkah di Balik Ketemu Orang Bunian

Hai perkenalkan namaku Pandrianto orang Minang tapi nama Jawa, *hehe. Kita langsung saja ya ke persoalan dengan judul cerita berkah di balik ketemu orang bunian. Sore itu kami di ajak sama kakak iparku pergi menjaga durian malam hari. Tempatnya di kebun tengah hutan, daerah ini perbukitan yang masih lebat hutannya. Singkat cerita kami sudah sampai di tempat yang di tuju.

Sekitar jam 23.30 malam, aku dan kakakku mendengar durian yang jatuh sehingga kami pergi untuk mengambil durian tersebut. Alangkah terkejutnya kami begitu di senter, kami melihat durian itu telah di ambil oleh orang bunian yang berdiri menghadap ke arah kami. Bentuknya seperti manusia biasa, hanya saja telapak kakinya ke belakang.

loading...

Dia mencoba menghampiri kami di malam itu karena ada gonggongan anjing, dia hilang begitu mulai melangkah. Kakakku tidak bergeming begitu mau di hampiri tapi saya sudah siap-siap langkah seribu. Karena durian sudah di ambil oleh orang bunian, kami kembali ke pondok tempat menjaga durian tersebut setelah itu kakakku bilang “kita bakal dapat durian runtuh malam ini”.

Aku bengong saja takut orang bunian itu kembali. Beberapa saat kemudian ada bunyi palasit (info untuk pembaca, palasit bukan nama hantu di Minang yang kepalanya bisa terbang tapi palasit di daerah kami adalah sebutan untuk hantu tinggi). Dia berbunyi mengitari pondok kami dan kakak malah bergurau “kok, jadi ramai sama setan di sini ya, *hehe”.

Sekitar jam 01.00 malam keadaan mulai senyap, tiba-tiba saja semua pohon durian bergoyang dan jatuh terdengar sangat banyak dan kakakku bilang nggak usah di ambil besok saja kalau memang rejeki. Paginya sekitar pukul lima kami mulai mencari durian tersebut, anehnya tidak satu pun durian itu kami temukan. Aku bilang sama kakakku “wah diambil semua sama mereka”.

Kakakku diam saja, kembali ke pondok betapa terkejunya kami, ketika melihat semua durian itu terkumpul dengan rapi di bawah tangga. Padahal waktu turun dari tangga durian itu tidak ada. Cukup banyak kami mendapat malam itu sekitar lebih kurang 200 buah padahal biasanya paling banyak 30 satu malam.

KCH

Pandrianto

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Pandrianto has write 2,694 posts