Bermain Dengan Hantu Part 2

Baiklah kita lanjut ke part 2. Saat dodon jaga, aku dan rendy bersembunyi di belakang sekolah, saat dodon mencari kami, kami langsung menghindar dari tempat ke tempat lain. Dan tempat terakhir kami bersembunyi adalah ruangan kelas 1, aku dan rendy bersembunyi dengan taktik kami berdua.

Aku : rendy jangan berisik (dengan nada pelan).
Rendy : iya.

Saat aku dan rendy melihat ke jendela, kami melihat dodon matanya tiba tiba merah berdarah, aku dan rendy ketakutan, saat dodon mencari kebelakang. Aku dan rendy secara diam diam pergi ke gerbang sekolah, akhirnya kami pun lolos dari dodon. Singkat cerita, keesokan hari nya aku dan rendy menceritakan ke bu nita soal anak nya dodon.

Rendy : ibu kemarin aku sama syafira main sama anak ibu dodon sampai jam 18.00 sore lebih.
Aku : iya bu, tapi seharusnya aku sama rendy sudah pulang, tapi gak pulang sampai jam segitu, soal nya anak ibu maksa aku sama rendy gak boleh pulang bu.
Rendy : untung aku sama syafira punya ide bu, buat pulang.
Bu nita : dodon siapa?
Aku dan rendy : dodon anak ibu, kan ibu yang nyuruh kami main sama anak ibu.
Bu nita : ibu kemarin langsung pulang sama anak ibu, dari jam 12.00 siang, lagi pula anak ibu nama nya marlon.

Setelah mendengar kalimat itu, aku dan rendy terkejut.

Rendy : terus siapa yang main sama kita?
Aku : jangan jangan hantu lagi. (Sambil berbisik).
Ibu nita : ibu gak punya anak yang nama nya dodon.
Aku dan rendy : hah (sambil terkejut).

loading...

Semenjak saat itu aku dan rendy curiga bahwa dodon ingin menahan kami berdua untuk menemani nya di sekolah sepanjang hari. Sekian cerita dari ku.

Share This: