Bertemu Kuntilanak

Hai sahabat KCH, perkenalkan namaku rhadeni aku asli Jawa Tengah tepatnya Kebumen. Ini pertama kalinya aku menulis cerita disini. Langsung saja ini cerita temanku sekitar 1 tahunan yang lalu. Temanku biasa di panggil cengis. Langsung saja ke cerita, pada malam minggu cengis biasa nongkrong di jembatan di desa kami bersama teman-temannya, pas dia berangkat nongkrong gak ada yang aneh dalam perjalanan.

Semakin malam nongkrong di jembatan bersama teman-teman pun semakin ramai dan gak kerasa waktu dah lebih dari jam 12 malam, seingatku mungkin sekitar jam 1 an lebih. Jalanan samping jembatan pun sudah terasa sangat lenggang dan sepi, teman-teman yang lain pun sudah mau pada pulang karena sudah mengantuk. Akhirnya cengis pun memutuskan untuk pulang juga menggunakan motornya.

Sebenarnya si jarak rumah sama tempat tongkrongan mungkin hanya 200 meteran, ya tapi namanya ABG labil kalau bawa motor mungkin lebih keren kali ya, *haha. Singkat cerita cengis pulang, setelah melewati balai desa dan sekolahan SD cengis berbelok ke kiri memasuki jalan setapak yang minim penerangan dan di apit kanan sawah dan kiri pekarangan warga, setelah masuk jalan setapak beberapa meter.

Dia mendengar suara tangisan yang lumayan membuat semua bulunya berdiri, dan matanya pun tertuju sosok berbaju putih lusuh dengan wajah yang mengerikan. Cengis pun kaget dan langsung memacu motornya sambil di *geber-geber berharap ada orang yang mendengar dan keluar rumah. Suara tangisan pun berubah menjadi tawa yang sangat mengerikan dan tiba-tiba di depan jatuh dahan pohon kelapa (kalau bahasa jawanya namanya blarak) yang menutupi jalan setapak.

loading...

Tanpa pikir panjang cengis tetap menerjang dahan pohon kelapa itu. Setelah sampai rumah, pintu di gedor sekuat tenaga untuk membangunkan ibunya agar di bukakan pintu sampai engsel pintu hampir lepas. Dan ibunya pun membuka pintu, tanpa banyak bicara cengis langsung masuk dan berlari menuju tempat tidur tanpa memperdulikan ibunya yang kaget dengan apa yang terjadi.

Saat pagi pun cengis menceritakan kejadian semalam kepada orang tuanya dan ternyata memang disitu sudah sangat sering orang yang melihat penampakan. Itulah salah satu cerita yang aku punya, maaf kalau kurang jelas ceritanya, lain waktu mungkin akan ku ceritakan lagi kisahku yang lain. Wassalammualaikum, wr, wb.

KCH

rhadeni

Sekedar kembali mengingatkan. “Jangan pernah baca ini sendirian” :)

All post by:

rhadeni has write 2,704 posts

Please vote Bertemu Kuntilanak
Bertemu Kuntilanak
Rate this post