Binatang Rabies

Seorang wanita pergi ke Mexico untuk menghabiskan liburannya. Ketika dia merasa bosan tinggal di hotelnya, dia memutuskan untuk menjelajahi jalanan-jalanan di kota itu. Setelah berbelanja sedikit barang-barang dan oleh-oleh, dia lalu melihat seekor binatang anjing kecil berjalan di antara dua tembok gedung besar.

loading...

Dia langsung tertarik dengan binatang kecil yang lucu itu dan mengikutinya. Ketika dia menangkap anjing itu, dia menggendongnya dan anjing itu mulai menjilati wajahnya. Anjing itu tidak punya tali leher atau tanda di tubuhnya, jadi dia beranggapan anjing itu tidak punya majikan. Binatang itu sungguh imut jadi dia memutuskan untuk memeliharanya.

Karena merupakan suatu pelanggaran membawa pulang binatang dari Mexico ke Amerika Serikat, jadi saat perjalanan pulang, dia menyembunyikan anjing kecil itu di bawah jaketnya dan pura-pura tengah hamil. Penjaga di pintu bandara kemudian membiarkannya keluar tanpa curiga sedikit pun. Kembali di kampung halamannya, dia membawa hewan peliharaan barunya itu ke apartemennya dan lalu memandikannya.

Setelah itu dia memberi semangkuk makanan kepada anjing kecil itu untuk dimakan. Mengambil selembar kain tebal di dapur untuk hewan peliharaannya itu tidur, dan kemudian dia pergi sendiri ke rumah makan untuk makan malam. Ketika dia pulang ke rumah beberapa jam kemudian dan berjalan ke dapur, dia menemukan anjing peliharaannya itu telah mengunyah kayu di temboknya hingga berlubang.

Ada beberapa tanda yang aneh di mata binatang itu, lalu busa keluar dari mulutnya. Khawatir hewan peliharaannya sakit, dia menyelimutinya dengan sebuah selimut dan membiarkannya tidur di kamarnya. Keesokan paginya, wanita itu terbangun dan menemukan binatang itu berliur di telinganya. Dia teriak dan mendorongnya jauh-jauh. Wanita itu kemudian menyadari bahwa hewan peliharaan barunya itu benar-benar sakit, jadi dia membawanya ke seorang dokter hewan. Dia duduk dengan sabar di ruangan dokter itu, dan menunggunya.

Segera setelah dokter hewan itu keluar, wanita itu melaju ke arahnya seraya membawa hewan peliharaan itu di lengannya. “Ada yang salah dengan anjingku.” kata wanita itu. Dokter itu melihatnya sekilas dan lalu menanyakan, “Apa kamu bilang ini?”.

“Saya tidak yakin dengan jenisnya,” balas wanita itu. “Saya rasa ini ras Mexico yang langka.” Dokter hewan itu menggelengkan kepalanya. “Ini bukan anjing.” katanya, “Ini seekor tikus got.” Wanita itu kaget. “Tikus got?” dia histeris. “Ya,” jawab dokter itu. “tapi berita buruknya, dia rabies”.

Share This: