Bisikan Suara Gaib

Kejadian ini sekitar tahun 2005, saya terpaksa pindah dari kost lama yang penghuninya sudah seperti keluarga sendiri ke kost baru yang hanya beberapa meter. Kost baru ini modelnya masih sama dengan kost lama yaitu rumah pribadi yang memanfaatkan kamar kosong dan didalamnya tinggal bersama owner (pemiliknya). Rumahnya besar model tahun 70-90an, lengkap dengan halaman teras, garasi, gudang, bagian belakang halaman terbuka dengan kamar setrika, dapur dan pintu ruang samping nembus teras, serta lantai atas terbuka, dan ada kamar yang diisi sama keponakan dari owner. Maaf ribet ngegambarin bentuk rumahnya.

Namun rumah sebagus itu kurang nyaman buat saya karena belum banyak yang kost, kurang terawat dan pemiliknya asli dengan keyakinannya dari suatu budaya adanya patung di teras, ruang tamu, ruang tengah, ruang belakang. Saya dapat kamar utama yang pas disamping jendelanya adalah ruang garasi gelap dengan pintu gudang terbuka langsung ke gerbang. Mungkin juga saya bisa merasakan hal-hal yang kadang tidak nyaman. Saya sempat punya 2 boneka besar bentuk beruang dan penyu, namun sejak di kost itu saya kurang nyaman melihat boneka beruang saya terutama pas matanya.

Ceritanya malam Jum’at dan saya tidur dengan posisi telentang dan jendela disamping kanan saya, sambil pelukan bantal diatas wajah. Ditengah tidur saya terbangun dengan posisi masih sama diawal tidur, hanya saja baru pertama ini saya alami namun tidak menyangka sesosok wajah yang tidak asing, sering dengar dan lihat di film, tepat berada di atas wajah menatap saya dengan mata seperti marah, hanya terhalang bantal.

loading...

Saya bingung dan diam saja, dan seperti ada yang meminta saya “baca.. baca.. cepat baca doa”. Saya coba alfatihah, hanya 3 ayat ingat, saya coba AL-Falah, 2 ayat ingat. Saya coba terus kembali ada yang minta ayat Qursyi, saya coba sempat seperti awalnya lupa ditengah. Setelah lancar kembali saya diminta “disuarain”. Saya ikuti lalu, “dikerasin”, saya ikuti. Setelah saya merasa sangat capek dengan bacaan yang diulang berkali-kali, tiba-tiba yang saya sadari ternyata tidak ada suara bacaan sama sekali dan mata masih terpejam.

Dan alhamdulillah sambil menyadari dalam keheranan kalau sejak tadi saya tidak bersuara dan mata masih terpejam saya pun lupa dengan sekitar dan langsung tertidur. Tapi kenapa saya sangat merasakan nya. Mungkin juga kata orang, kita semua sebenarnya punya mata batin tapi tidak selalu sama dan menurut saya mata batin saat itu perlindungan dari Maha Kuasa untuk menghadapi hal yang sangat buruk seperti yang saya alami pada saat itu.

Share This: