Boneka Beruang Berpita Merah Part 2

Kelanjutan cerita dari Part 1, Aku heran sekali dan mulai ketakutan. Aku langsung membuang boneka tersebut ke belakang rumah. Dan saat itu sudah jam 18.00 aku mulai merasa lega dengan membuang boneka tersebut dan mulai belajar untuk sekolah besok Singkat Cerita setelah belajar aku tidur dengan nyenyak.

loading...

Keesokan hari aku bangun dengan mata yang masih sedikit mengantuk. Aku terkejut setelah melihat boneka itu di depan pintu kamar aku menyakan soal itu kepada ibu lagi “Apa ibu yang menaruh boneka ini?”. Sambil menunjukan nya pada ibu “di depan pintu”. Ibu menjawab, “tidak, ibu dari subuh di dapur memasak”.

Aku kembali membuangnya ke belakang rumah lagi. Dan segera mandi lalu berangkat ke sekolah. Aku menceritakan kepada temanku (sebut saja namanya Niko), Niko memberikan usul untuk menguburkan boneka itu di kuburan. Aku menuruti perkataan Niko dan sepulang sekolah aku bersama Niko dan Niko mengajak adiknya (sebut saja namanya Miko) menguburkan nya di kuburan desa sebelah.

Kami pun sampai di depan pintu masuk kuburan, ada beberapa peziarah di kuburan tersebut. Kami mulai menggali tanah sedikit demi sedikit, kelihatannya sudah cukup dalam lalu kami meletakan boneka tersebut di tanah. Ketika akan menutupinya dengan tanah boneka tersebut tiba-tiba bergerak sendiri.

Seperti ingin membunuh kami. Kami pun panik dan langsung berlari ke luar kuburan dan pulang ke rumah dengan sangat lelah. Nenek bertanya kepadaku “apa kamu melihat boneka beruang berpita merah?”. Aku menjawab “tidak nek…” tapi aku menjawab dengan bohong kepada nenek. Nenek tidak tahu kalau aku telah mengubur boneka tersebut. Bersambung ke Part 3.

Share This: