Boneka Manekin

Andri terkejut saat melihat sebuah bayangan berdiri didepan pintu gudang rumah yang baru mereka (andri, ibu dan adiknya) tempati. Dia mencoba untuk memberanikan diri mengamatinya lebih detail dan akhirnya bernafas lega karena bayangan itu adalah sebuah boneka manekin atau maneken. Untuk kedua kalinya andri kembali terkejut ketika sebuah pukulan dipunggungnya membuat dia meringis kesakitan diiringi oleh tawa adiknya yang berlari menjauh.

Andri berbalik untuk mengejarnya tetapi dia untuk ketiga kalinya terkejut karena manekin yang tadinya dia lihat didepan pintu gudang sudah menghilang. Andri bersama ibu dan adiknya baru pindah kerumah itu. Rumah ini adalah rumah yang sederhana yang disewa oleh ibunya karena harganya yang murah. Uniknya rumah ini walaupun sederhana tetapi memiliki sebuah bangunan gudang yang letaknya ada dibelakang terpisah dari rumah induk.

Pintu gudang itu selalu terkunci karena pemilik rumah yang disewa itu mengatakan kalau kunci gudang itu hilang dan dia belum merasa perlu menggantinya. Pemilik rumah itu juga berpesan agar tidak mendekati gudang itu karena didalamnya banyak terdapat pestisida yang sudah kadaluarsa dan belum sempat dia buang. Kejadian andri saat melihat boneka manekin kemudian diceritakan kepada ibunya.

Ibunya berkata agar andri menjauh dari gudang itu sesuai dengan perintah dari pemilik rumah, dan ibunya tidak mau mendapatkan masalah kalau andri dan adiknya bermain disekitar gudang itu. Waktu berlalu andri makin sering melihat manekin itu walau cuma sesaat dan kemudian menghilang. Bahkan adik kesayangannya juga beberapa kali bertanya kepada andri, apa yang kakaknya perhatikan kearah pintu gudang itu, yang dia jawab dengan kata “tidak ada apa-apa”.

Ingin dia mengecek keadaan didalam gudang tersebut tetapi dia teringat nasehat ibunya agar tidak mencari masalah. Andri mahfum dengan nasehat ibunya karena saat ini kondisi ekonomi mereka sedang terpuruk semenjak ayahnya pergi dari rumah tiga tahun yang lalu dan tidak pernah pulang. Andri tidak tahu apa yang terjadi pada ayah dan ibunya, tetapi dia enggan bertanya karena takut membuat ibunya bersedih.

Setahun kemudian andri bersama ibu dan adiknya pindah dari rumah itu. Ibunya mendapat pekerjaan yang lumayan bagus di kota yang menyediakan fasilitas rumah dinas untuk karyawannya. Setelah mereka pindah kerumah barunya andri bertanya kepada ibunya, apakah dia pernah melihat boneka manekin didepan pintu gudang dirumah lama yang mereka sewa.

Ibu andri menjawab kalau dia pernah melihatnya datang dan menghilang, ibunya kembali berkata kalau dia tahu manekin itu adalah makhluk jahat penunggu gudang tua itu. Itulah kenapa ibunya melarang andri bermain disekitar sana seperti pesan si pemilik rumah. Andri bertanya kepada ibunya dari mana ibunya mengetahui hal tersebut. Ibunya berkata kalau pemilik rumah itu yang menceritakan kepadanya bahwa boneka manekin itu sebenarnya makhluk berbahaya tetapi makhluk itu tidak pernah bisa meninggalkan gudang itu karena seperti terikat dengannya.

loading...

Entah apa yang pernah terjadi dahulu di gudang tersebut karena pemiliknya yang sekarang tidak mengetahuinya. Karena sebab itulah rumah itu disewakan dengan harga murah kepada mereka dan ibunya tidak mempunyai pilihan lain untuk tempat tinggal mereka. Andri bersyukur selama tinggal disana dia dan adiknya tidak pernah bermain disekitar gudang tersebut.

Dia bersukur karena andri dan adiknya adalah anak yang patuh pada perintah orang tuanya sehingga tidak terjadi hal-hal yang akan membuat ibunya bersedih. Akhir kisah, ibunya andri menjadi seorang wanita karir yang sukses sehingga bisa membeli rumah, mobil dan berbagai barang yang selama ini mereka cuma memimpikannya untuk dimiliki. Walaupun begitu andri dan adiknya tetap menjadi anak yang berbakti kepada ibunya dan mereka hidup bahagia selamanya. Sekian.

Yandi Lalu

Yandi Lalu

You Shouldn't Read Alone (english) » Ndak Bae Mece Mesak-Mesak (sasak) »Suka Segala Sesuatu Tentang Pesawat Khususnya Pesawat Tempur.» Menulis itu tidak mudah, jadi bagi yang ingin membagikan ceritaku sertakan nama penulisnya, karena menulis tidak semudah copy paste.» Ceritaku Orisinil kecuali yang bersumber dari link yang ditautkan diakhir cerita.»Facebook - Yandi Lalu »Instagram - @yandilalu

All post by:

Yandi Lalu has write 87 posts