Bu, Beli Bu

Hai sobat KCH, ketemu lagi sama aku ami. Kali ini aku akan menceritakan pengalaman tetanggaku yang merupakan penjual sayur. *Cekidot. Kejadian ini baru saja terjadi tanggal 12 januari 2017 kemarin. Pagi itu seperti biasa pukul 2 pagi suamiku pergi berbelanja ke pasar induk Kramat Jati, walaupun hujan rintik-rintik suamiku tetap berangkat. Ketika suamiku kembali dari pasar, akulah yang menyusun dagangan.

Jam menunjukkan pukul 3.30 pagi ketika aku selesai mengatur daganganku. Suamiku ada di dalam beristirahat selepas dari pasar. Baru saja aku hendak ke dalam. Tiba-tiba ada suara ibu-ibu yang memanggil “bu. Beli bu”. Aku berucap alhamdullilah penglaris, begitu gumamku. Aku pun melayani ibu-ibu itu. Dengan sedikit heran, aku tetap melayani.

Ibu ini hanya menunjuk apa-apa saja yang mau dia beli. Dalam hati aku berbicara, aku tidak pernah melihat ibu-ibu ini, mungkin dia salah satu saudara dari tetanggaku. Semuanya Rp 37.500 bu, kataku. Si ibu mengeluarkan uang 50rb dan aku pun memberikan kembaliannya. Setelah itu dia pergi. Ketika aku hendak melangkah ke dalam lagi, tiba-tiba aku mendengar lagi suara ibu-ibu itu di belakangku.

“Bu. Beli bu” dan ketika aku membalikan badan, aku benar-benar terkejut ibu-ibu yang tadi aku layani berubah menjadi menyeramkan, dengan daster yang berlumuran darah, rambutnya acak-acakan dan mata yang keluar serta leher yang seperti hendak putus, dan di tangan kirinya masih memegang belanjaan yang tadi dia beli dia berucap “bu. Beli bu”.

loading...

Seketika aku teriak dan pingsan, tersadar sudah banyak orang di sekelilingku termasuk suami dan anak-anakku. Aku pun menceritakan kejadian yang aku alami. Sejak kejadian itu aku tidak berani menata sayuran sebelum adzan subuh terdengar. Sekian kisah yang di alami oleh tetanggaku yang bernama mpok romsih.

KCH

wieke cory arfiami

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

wieke cory arfiami has write 2,694 posts