Bukit Angker di Belakang Laboratorium Kimia

Assalamualaikum true friend KCH, ketemu lagi denganku Bismi dari Aceh, semoga saja kalian tidak bosan ya dengan ceritaku. Di cerita ke 40 ini aku akan bercerita tentang bukit angker di sekolahku lebih tepatnya di belakang laboratorium kimia. Oke lets go to story, sekarang aku kelas 10 SMA, pada hari senin tanggal 6 maret 2017, kakak kelas 12 mengikuti ujian online.

Sekolah-sekolah lain pun datang ke SMA kami untuk mengikuti ujian online. Baik SMK atau pun SMP, nah pagi itu di saat jam 08.00 kami mengikuti pelajaran penjas. 1 jam di dalam kelas dan dua jam di lapangan, setelah selesai di kelas, aku pun bersama temanku cut mengganti pakaian olahraga ke toilet. Setelah ganti pakaian, kami pun menuju ke lab kimia untuk menemui ibu mardiana (guru kimia).

Sesampai disana ibu mardiana tidak ada, “kemana sich ibu atom itu?” tanya si cut. Sobat KCH, ibu mardiana itu sering di panggil dengan sebutan ibu atom, ya karena pelajarannya yang bikin pusing sich, pelajarannya tentang atom mulu *hehe. Tak lama kemudian aku pun melihat sebuah bukit di belakang lab kimia. “Eh cut itu bukit apaan ya?” tanyaku sambil mendekat ke bukit itu.

Cut tak menjawab pertanyaanku, dan ku lihat dia pucat pasi. Memang di belakang lab kimia ini sangat sepi sobat KCH. Apalagi suasannya yang mendung dan membuat sekujur badan merinding. Aku tak enak hati melihat wajah cut yang pucat, dan ku lihat basah di celana olahraganya. “Cut kamu buang air kecil ya?” tanyaku. Cut pun menunjuk ke atas bukit itu, aku pun melihat ke atas bukit itu.

Astagfirullah ku lihat sesosok tinggi besar dan berbulu sedang menatap kami dengan tajamnya. Dia bukan monyet, bukan seperti gorilla, bahkan bukan seperti orang utan. Lantas apakah dia? Genderuwo kah! Tanyaku dalam hati. Tapi mana ada genduruwo pagi-pagi begini. Tak hanya genderuwo ku lihat 6 anak kecil juga ada di sampingnya. Aku pun mundur begitu pula dengan cut, tak lama kemudian kami pun berteriak dan berlari sekencang mungkin menuju kelas.

loading...

Saat sampai di kelasku 10 IPS 1, kami berdua ngos-ngosan. Bukannya di tanya kenapa, malah di tertawain, ketua kelas juga ikut-ikutan. “Kenapa bismi di kejar hantu ya?” tanya saiful (ketua kelas). Aku terheran melihat mereka yang tahu lebih dulu. “Kan sudah aku kasih tahu tadi bismi, kalau bukit di belakang lab kimia itu angker banget, bahkan ibu atom saja jarang pergi ke lab kimia, kamu sich gak mau dengerin aku” kata dahlia.

Astagfirullah aku lupa akan pemberitahuan itu. Mulai sekarang aku tak akan pernah lagi ke belakang lab kimia, gerutu dalam hati. Sekian cerita dariku. Wassalamualaikum.
Fb: Bismi jasein

Bismi Jasein

Bismi

Facebook: Bismi jasein I Fans Anime Naruto From Aceh

All post by:

Bismi has write 89 posts