Buku Hitam

Maya adalah teman kami yang paling aneh. Setiap jam istirahat sekolah ia hanya menulis atau menggambar di bukunya tapi gambaran dan tulisannya pun tak terbaca atau tak jelas. Setiap orang bertanya ia hanya menjawab “ini temanku dan dia sedang bersamaku” kami pun menganggapnya gila karena tingkah lakunya yang tak masuk akal. Tapi pada suatu hari disaat hujan deras menyelimuti, ia menunjukkan sikap yang paling aneh dari biasanya.

Padahal saat itu guru sedang menjelaskan “Maaf aku tidak bisa bermain denganmu sekarang” kata Maya. Namun Bu guru tetap memperhatikannya, semua mata di kelas kamipun tertuju padanya “tidak jangan sakiti mereka, aku menyayangi mereka” keadaan menjadi sangat aneh walaupun diluar hujan. Hawa didalam kelas terasa panas “Maya sedang apa kau?” tanya Bu guru.

Maya hanya menatap kedepan, entah apa yang ia tatap. Ia pun mengeluarkan sikap aneh lagi “tidak kumohon pergi jangan ganggu aku dan teman-temanku lagi” kata Maya lagi. Tak lama tirai di kelas tertiup kencang, hingga lepas. Maya hanya menangis histeris, setelah itu papan tulis dikelas bergoyang-goyang kemudian terlempar ke sudut kelas. Bu guru memerintahkan kami untuk keluar dari kelas, namun pintu tak dapat terbuka.

Maya terus saja menangis histeris, Selsa pun mengecek laci, tas, serta loker Maya. Ia mengambil buku hitam Maya dan membuka isinya. Begitu melihat isinya Selsa pun menangis histeris, semua bingung. Bu guru juga mengecek ia melihat gambaran. Maya hanya bisa menangis dan melihat kedepan seperti yang dilakukan Maya dan Selsa.

loading...

Kami pun langsung berebut melihat buku itu, kemudian kami sangat terkejut ketika melihat kedepan, itu adalah sosok besar hitam membawa pisau tajam dan telah siap menusuk dan membunuh kami semua dengan senyum liciknya.
ig: frayaolive

KCH

fraya

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

fraya has write 2,694 posts