Cerita Hilangnya Seorang Anak

Kejadian ini diceritakan oleh teman kerjaku, tentang seorang keponakannya yang dahulu saat kelas satu SD tiba-tiba hilang didepan pintu rumah neneknya. Sore itu sebut saja namanya dedi datang kerumah neneknya yang sebenarnya tidak terlalu jauh dari rumahnya, didepan pintu rumah neneknya dia memanggil sang nenek. Mendengar suara cucunya sang nenek segera mencari sumber suara dan setelah bertemu dia kemudian menyuruh cucunya masuk rumah dahulu karena sebentar lagi adzan maghrib.

Dedi menolak masuk, katanya dia mau beli es krim dulu dan minta uang kepada neneknya. Mendengar permintaan cucunya sang nenek kemudian masuk kembali kedalam rumah untuk mengambil uang buat dedi, tidak sampai satu menit dia didalam tetapi saat keluar si dedi sudah tidak ada didepan pintu. Merasa aneh sang nenek kemudian mencari dedi disekeliling rumah tetapi dia tidak menemukannya, kemudian dia beranjak kerumah orang tua dedi tetapi disana juga tidak ada.

Akhirnya dia kemudian mengajak anaknya dan beberapa orang tetangga mencari dedi disekitar kampung. Pencarian dimulai dengan menelusuri jalan-jalan dan gang-gang serta hampir seluruh rumah tetangga ditanyai, adakah yang melihat dedi. Sampai akhirnya adzan maghrib berkumandang orang tua dedi dan neneknya semakin panik karena dedi tidak kunjung ditemukan.

Akhirnya mereka kemudian meminta tolong kepada teman-teman dedi yang kebetulan saat itu baru pulang bermain bola juga ikut mencari. Pencarian itu membuat warga kampung yang lain penasaran juga yang akhirnya bersama-sama ikut mencari dedi yang secara ajaib dan cepat hilang tanpa bekas. Hampir satu jam kemudian tiba-tiba salah satu paman dedi berteriak sambil mengangkat dedi kedalam gendongannya. Dia berkata menemukan dedi di taman dekat pintu rumah sang nenek sedang tidur dengan pulas.

Pencarian pun dihentikan dan semua lega dedi sudah berhasil ditemukan walaupun mereka heran bagaimana caranya dedi tiba-tiba ada disana, padahal sudah puluhan kali orang melewati tempat itu mencari dedi. Setelah dedi terbangun, orang tuanya kemudian bertanya kepadanya, kemanakah dia pergi selama maghrib itu. Dedi kemudian bercerita kalau dia diajak seseorang pergi kesuatu tempat yang jauh sesaat sebelum neneknya keluar mengambil uang. Dan ditempat itu dedi kemudian diberikan sate untuk dimakan.

loading...

Dedi kemudian memakan sate tersebut dan setelah habis dia diantar lagi kerumah neneknya, kemudian tidur di taman yang ada didepan rumah neneknya. Walaupun merasa aneh dengan cerita dedi tetapi keluarga lega karena dia sudah ditemukan. Tetapi dibalik itu ternyata ada saksi mata yang melihat “orang” yang mengajak dan mengantar dedi pulang, dia adalah seorang remaja perempuan tetangga si nenek yang saat kejadian kebetulan melihat kearah rumah si nenek.

Saat ditanya siapa yang membawa dedi, si tetangga tidak mau menceritakannya, dia berkata takut mengingat kejadian itu lagi. Entah apa yang terjadi pada dedi, semenjak kejadian itu dia menjadi anak yang pemalu, sekolahpun dia tidak mau, dia lebih suka berada dikamarnya seorang diri. Walaupun sempat mau sekolah sampai kelas 5 SD dia akhirnya berhenti dari sekolahnya.

Keluarganya tentu bingung dengan dedi tetapi setiap dia mau diobati dia selalu tahu lebih dahulu sebelum diberi tahu, dia berontak dan mengancam akan pergi lagi dari rumah bahkan pernah mengancam mau bu**h d***. Dedi sekarang seharusnya sudah kelas 1 SMP. Tetapi dia tidak mau keluar rumah dan selalu ada didalam kamarnya saja. Keluarganya tidak bisa berbuat apa-apa cuma bisa berdoa agar dedi kembali normal.

Pernah sekali ditanyakan kepada ustad dan dikatakan bahwa dedi sering dipengaruhi oleh penghuni pohon besar yang ada dibelakang rumahnya dan dia juga yang membawa dedi dahulu saat sempat hilang. Itulah cerita tentang hilangnya seorang anak, semoga dia bisa kembali hidup normal dan kembali sekolah. Sekian.

Yandi Lalu

Yandi Lalu

You Shouldn't Read Alone (english) » Ndak Bae Mece Mesak-Mesak (sasak) »Suka Segala Sesuatu Tentang Pesawat Khususnya Pesawat Tempur.» Menulis itu tidak mudah, jadi bagi yang ingin membagikan ceritaku sertakan nama penulisnya, karena menulis tidak semudah copy paste.» Ceritaku Orisinil kecuali yang bersumber dari link yang ditautkan diakhir cerita.»Facebook - Yandi Lalu »Instagram - @yandilalu

All post by:

Yandi Lalu has write 87 posts