Cerita Penculikan Anak Kecil

Lagi-lagi berita ini sedang heboh di indonesia kawan. Siapa sih dalangnya dari berita itu? Ada isu itu adalah berita hoax atau palsu. Ada juga itu berita asli. Seperti berita yang sedang marak di televisi dan sosial media. Namun berita tentang penculikan anak kecil didaerah Lampung tempat dwi tinggal, sudah gempar di 3 bulan yang lalu. Dan sekarang tidak terdengar lagi, tapi mengapa di sosial media dan televisi masih kontroversi banget dengan berita itu? *Huft entahlah, bahkan banyak yang bikin hoax.

Dulu memang pernah sewaktu dwi kecil, di daerah Lampung banyak terjadi penculikan anak-anak. Si korban diiming-imingi jajanan permen atau uang. Jika si korban menerima pemberian itu dari orang asing/orang yang tidak dikenalinya, maka si korban akan dibawa oleh penculik yang menggunakan karung.

Saya juga pernah membaca cerita ini dari kiriman KCH (tapi lupa judulnya, *hehe). Dan jujur aku terkejut membacanya, apakah itu benar? Karena sewaktu kecil orang tuaku bahkan kakek, nenek, pakde, bude, paklek, bulek pun mengingatkanku untuk tidak bermain jauh-jauh supaya tidak di culik.

Dan dilarang berbicara pada orang yang tak kenal atau menerima sesuatu dari orang itu, katanya. Dan setelah membaca cerita KCH itu saya berpikir itu adalah benar adanya. Meski dulu ku kira hanya untuk menakut-nakuti anak kecil (ya maklumlah pikiran anak kecil yang sok tahu, *hehe).

Nah sekitar 3 bulan yang lalu, memang sempat geger kembali tentang penculikan anak. Bahkan desa dan daerah tetanggaku ada yang jadi korban. Dari desa “pring sewu” dan desa “pancur” ada anak kecil yang di culik dan mayatnya di buang di semak-semak tanpa kepala.

Namun para warga menyangkut pautkan motif penculikan ini untuk tumbal proyek bangunan. Memang sih di daerah Lampung masih ada proyek pembangunan jalan tol (pasti yang kena gusur tahu deh) karena mereka kaya dadakan akibat ganti rugi gusuran.

Tapi setelah 2 atau 1 bulan ini tidak ada berita lagi tentang penculikan. Apa mereka pindah tempat di daerah anda ya? (hii! Awas ya yang punya adik kecil atau anak kecil, dijaga baik-baik tuh). *Eit tapi menurut saya, motif penculikan bukan hanya untuk tumbal lho. Ada juga yang diambil organ tubuhnya, lalu jasadnya ditinggal begitu saja dan di beri uang segepok (entah berapa tuh dah). Kan banyak sekarang yang marak jual beli organ ilegal. Bukan didalam negeri saja, tapi diluar negeri pun begitu.

Ada juga korban penculikan anak perempuan, hanya untuk di kibulin (dimanfaatin) untuk nafsu bejat laki-laki. Syukur-syukur nyawa bisa balik kerumah bunda, kalau balik cuma nama kan bisa *berabe, *hehe. Untuk sahabat KCH, tetap hati-hati dan waspada. Semua usia juga bisa jadi korban penculikan (entah apapun itu motifnya), sekian.

Dwy Dwi Dandwi

Dwy dwi dandwi

Jangan baca ini sendirian ya... :D by: penulis amburadul horor dari lampung tengah.

All post by:

Dwy dwi dandwi has write 118 posts