Cinta Segi 3

Assalamualaikum wr wb, all nih cerita awal yang saya kirim karena saya minta dibuatkan cerita kepada teman facebook. Salam kenal buat bang john yang masih misterius sampai sekarang, agata, bismi, yain, yogi, aji, zenny, aliffah, fitri, nurul si mahmud, rifqi, alim, marley, vidoy, aurel, yandi dan semua member KCH yang menjadi penghuninya, dan perkenalkan nama saya andi putra nariswara dan maaf kalau banyak bacot karena gak pintar buat salam pembukannya, awal cerita kita mulai saja ke TKP biar gak didemo *piss ya all.

Cuaca sore itu sangat gelap, sedangkan andi belum juga sampai dirumah, masih terjebak macet sepulang bekerja disebuah toko besar dikota. Dia tinggal disebuah desa ujung, setiap hari pulang pergi mengendarai sepeda motor butut kesayangannya, sambil menunggu macet sesekali melihat jam ditangannya. “Wah sudah jam 16:15, sudah gelap begini” gumamnya dalam hati, setelah macet terurai buru-buru andi menuju kesebuah warung membeli nasi bungkus.

Maklum dia tinggal seorang diri, kedua orang tuanya telah tiada karena kecelakaan beberapa tahun lalu, oleh sebab itu dia bekerja keras untuk menghidupi kehidupannya sendiri. Setelah membeli makan andi pun bergegas pulang, tapi awan semakin menunjukan kalau dia tak bisa menahan air yang akan jatuh, dan akhirnya *byur.

“*Argh, hujan. Masih lumayan jauh lagi” gerutu andi. Dia melihat sebuah rumah kecil, sebuah gubuk ditepi sawah, akhirnya dia memutuskan untuk berteduh disana, setelah menunggu beberapa menit. “Masih deras banget hujannya, kapan berhentinya!” gumam andi dan tiba-tiba, *jder! Kilat menyambar pohon disamping gubuk itu, sementara andi juga ikut tersahut dan pingsan dalam gubuk.

loading...

“*Argh!” erangan andi bangun dari pingsannya sambil memegangi kepalanya yang terasa pusing. “Waduh sudah gelap, jam berapa ini, untung saya masih selamat” gumamnya. Andi pun beranjak dari tempatnya pingsan, dia melihat kearah pohon disampingnya, hancur terkena petir, andi pun segera pulang menaiki motor butut kesayangannya itu.

Tapi tiba-tiba andi dikejutkan oleh sosok anak kecil yang sedang berdiri ditepi jalan, dia pun menepikan sepeda motornya dan berhenti. Anak itu hanya diam tertunduk “dik, malam begini ngapain disini? Ayo pulang, biar kakak antar ya” tanya andi. Tapi anak itu hanya tetap diam tertunduk, “dik? Kok diam?” tanya andi, ayo kakak antarkan, tawar andi lagi.

Pikirnya apa anak ini kabur dari rumah. “Dik?” sapa andi lagi sambil hendak menyentuh pundak anak itu. Lalu anak itu perlahan mengangkat wajahnya dan “astaga!” ucap andi kaget setengah kejang, andi pun langsung menancap gas motornya itu dalam keadaan kaget. Anak tadi berwajah mengerikan, hancur dengan mata yang hampir copot, seumur hidup baru kali ini dia melihat pemandangan seperti itu. Tidak lama selang itu andi kembali melihat sosok pocong dipertigaan dekat rumahnya.

“Apa itu? Setan lagi!” ucapnya sambil ketakutan, dia terus menancap gas berusaha untuk menghiraukan pocong tadi. Sesampainya dirumah, andi segera memasuki rumah dan meraba-raba saklar lampu “*apes banget hari ini, sudah kesambar petir, ketemu hantu 2 kali pula” gerutunya. *Ctrek! Lampu pun menyala dan astaga, dia dikejutkan kembali dengan sosok genderuwo diruangan depan “pergi kamu! Jangan ganggu saya” ujarnya sambil setengah mati ketakutan.

“Saya penunggu rumah ini dari dulu, kenapa kamu mau ngusir saya?” tanya genderuwo itu.
“Dari dulu? Aku baru pertama kali melihatmu, pergi kau jangan ganggu aku” ucap andi lagi.
“*Haha ternyata baru terbuka” ucap genderuwo itu sambil menghilang.

Andi pun kebingungan bercampur takut yang luar biasa, “apa maksud genderuwo tadi?” gumamnya dalam hati. Andi pun bergegas pergi kekamar mandi untuk membersihkan badan. Di saat hendak masuk kamar mandi, dia merasa dari awal dia sedang diperhatikan oleh seseorang, tapi dia berusaha untuk tidak memperdulikannya.

Andi pun mandi, setelah selesai dia bergegas memakan nasi bungkusnya tadi dan bergegas untuk tidur, waktu menunjukan pukul 23:50 malam. Andi memasuki kamar dan “*argh” dibarengi dia yang jatuh pingsan. Apa yang terjadi. Bersambung dulu ya dan tunggu saja selanjutnya di cinta segi 3 part 2.

Andi Putra Nariswara

Andi Putra Nariswara

All post by:

Andi Putra Nariswara has write 6 posts