Darkness

Assalamualaikum wr. wb. Oke, ini cerita pertama saya disini, tanpa basa basi langsung saja kita ke inti cerita yuk! Pada suatu malam hari, aku dan teman-temanku berkumpul melihat kembang api dalam rangka hari raya Idul Adha. Setelah selesai acara kumpul barengnya, kita pulang ke rumah masing-masing dengan jalan yang berbeda. Saat aku berjalan menuju rumah, aku melihat cewek cantik berambut panjang.

Dia membawa boneka beruang menuju rumah kosong yang tak dipakai. Menurut masyarakat sekitar, rumah itu sudah bertahun tahun tidak dipakai dikarenakan ada cewek bunuh diri gara-gara ditinggal pergi pacarnya. Aku langsung saja nyamperin cewek itu. “Permisi mba, mau ngapain ke rumah kosong itu”. Dia tak menjawab dan hanya membalas dengan gelengan kepala.

Karena penasaran, aku mengikuti dia diam-diam. Aku tak melihat ada tanda kecurigaan saat dia memasuki rumah kosong itu, namun kecurigaanku menumpuk ketika dia masuk pintu dan kelihatannya dia mengambil sesuatu. Semakin kuperhatikan, sepertinya dia melihatku. Aku langsung kabur duluan, sayangnya aku serasa ditarik dengan sepasang tangan dengan benda tajam. Aku langsung berusaha melarikan diri, sayang sekali sudah terlambat dan akhirnya ditelan kegelapan (darkness).

Aku berusaha membuka mataku. Aku tidak berada di rumah sakit maupun di rumah, melainkan di rumah kosong itu bersama cewek tadi. Aku melontarkan kata “Apa yang lo lakukan sama gue, seenaknya aja mau ngambil hidup orang” kepadanya. Dia cukup berkata dengan wajah tak layaknya “Aku tak ingin hidup orang lain, aku hanya ingin jasadku dikubur dengan baik, hanya itu saja”.

loading...

Aku langsung lari terbirit-birit ketika dia mendekatiku begitu saja. Keesokannya aku menyuruh temanku berkumpul di lapangan dan membicarakan apa yang kualami tadi malam. Awalnya mereka tidak setuju, tetapi setelah mempertimbangkan nasib akhirnya mereka setuju juga. Langsung saja kita berangkat ke rumah kosong yang gelap ditutup kabut pagi. Aku mencangkul tanah dekat pohon beringin karena biasanya pohon beringin adalah tempat tinggal para hantu. Tapi akhirnya ketemu juga mayatnya. Aku membenarkan jasadnya dan mendoakannya. Kuharap dia tenang di alam sana. Cukup sekian ceritanya wassalamualaikum wr. wb.

Share This: