Datang di Saat yang Tidak Tepat

Hay para reader setia KCH cavalera hadir lagi nih, yha sekedar berbagi pengalaman lah buat kalian semua. Tapi sebelumnya aku mau menyapa dulu teman-teman KCH seperti mbak Dwi, kak Gina, ada Bismi, Weni, apa kabar kalian semua, ya walaupun aku gak kenal banget tapi tak apalah, jujur aku suka banget sama cerita kalian semua. Kali ini aku akan bercerita kisah nyata yang aku alami sendiri, kira-kira 8 tahun silam, yha waktu itu aku masih berusia 12 tahun dan masih gila yang namanya keluyuran, sekarang sudah 20 tahun.

Singkat cerita waktu itu didesaku sedang gemar-gemarnya bermain playstation (PS) dari yang muda sampai yang tua semua suka itu. Hingga aku tak menyangka jika kegemaranku itulah yang mempertemukan aku dengan Dia. Waktu itu aku ditinggal teman-temanku untuk bermain sehingga mau tidak mau aku harus menyusulnya karena ada turnamen antar kampung yang sangat menggoda, perlu aku jelaskan bahwa letak rumahku dengan tempat PS sekitar 300 meter itu pun harus melewati sebuah pemakaman umum.

Saat itu aku masih ingat jika keadaan desaku sudah sangat sepi, bahkan bisa dibilang aku yang keluar rumah. Saat mau berangkat gak ada perasaan apa-apa kok, hingga ditengah hampir sampai tujuan aku merasa ada yang aneh seperti tidak biasa, perasaanku mulai gak karuan dan aku mulai panik. Malam itu aku berjalan seorang diri dan waktu ditengah perjalanan mataku seperti menangkap sesuatu yang tadinya aku kira adalah pohon pisang yang mati.

Tapi setelah aku amati ternyata salah, yha benar itu pocong yang berdiri berhadapan denganku. Mukanya hitam legam yang aku ingat hanyalah matanya yang seperti bulatan putih dan bagian wajahnya yang terlihat hancur. Aku semakin panik dan takut, tapi salah satu jurus andalanku adalah pura-pura tidak tahu, semakin lama aku semakin menjauh dari sosok itu dan sampai tepat didepan pintu masuk pemakaman aku diteror lagi.

Aku sempat dilempar dengan tempat taburan bunga. Aku juga gak tahu apa namanya, aku juga sempat menendang tempat taburan bunga itu kearah dimana ia berasal, tapi tidak ada balasan cuma ada sedikit suara wanita tertawa disekitar pemakaman tersebut.

loading...

Dan peristiwa itulah yang membuat aku jadi penakut seperti ini, entah kalian percaya atau tidak tapi inilah kisah nyataku sampai kapanpun gak akan aku lupakan, mengapa aku memberi judul demikian karena aku sebelumnya selalu nebeng temanku dan tidak pernah terjadi apa-apa. Tapi mengapa mereka menampakan diri dengan wujud menyeramkan saat aku sendiri?

KCH

Anton Cavalera

Sekedar kembali mengingatkan. “Jangan pernah baca ini sendirian” :)

All post by:

Anton Cavalera has write 2,704 posts

Please vote Datang di Saat yang Tidak Tepat
Datang di Saat yang Tidak Tepat
Rate this post