Dendam Hantu Mila

Malam ini terlihat 4 remaja cewek, sedang berada dikelas mereka terlihat sedang berbincang-bincang sebut saja mereka jesica, lita, putri dan fitri.

“Di sekolah kita ini pernah ada yang bunuh diri” ucap jesica.
“iya aku pernah dengar dari kakak senior, katanya dia bunuh diri karena hamil” ucap putri.
“Kalian jangan pernah ceritakan hantu saat seperti ini tahu” ucap lita.
“Memang kenapa lita?” tanya fitri.

“Dengar-dengar jika kalian menceritakan kisah hantu atau cerita hantu, mereka akan seperti dipanggil kesini, awas kalian wah!” canda lita.
“Ih apaan sih kamu lita nakutin saja deh”.
“Iya nih lita”.

“Eh cerita hantu itu, sebenarnya cuman dibuat-buat biar tambah seram, biar semua percaya akan mitos-mitos yang dibuat masyarakat” sahut putri.
“*Wih, pintar kamu put, belajar dari mana?” kata fitri.
“Dari buku ini nih *hehe” kata putri menunjukan buku mistisnya.
“Si*l*n kamu putri, aku kira kamu indigo, tahunya dari buku” ucap jessica.
“*haha” tawa mereka bersama.

loading...

“Eh jam berapa ini” tanya putri.
“Jam 7 malam put” sambung fitri.
“Yuk pulang sudah malam nih, tar hantu yang bunuh diri tuh datang lagi *haha” kata jessica.
“Ayo pulang”.

Dan mereka semua merapikan buku mereka masing-masing lalu berjalan keluar kelas. Malam yang begitu dingin hingga menembus pori-pori kulit, mereka hanya melihat lampu lorong-lorong yang menerangi gudang sekolah ini, tiba-tiba terdengar suara menangis dari arah kelas 9B.

“Suara apa tuh putri?” tanya jessica ketakutan.
“Halah paling dari kelas lain jess santai saja”.
“Tapikan tidak segitu besarnya menangisnya” kata fitri.
“Aduh! Perutku sakit nih, eh putri temanin aku sebentar ketoilet yuk”.
“Aduh lita kamu kok ada-ada saja sih”.
“Sudah ayo” ucap lita menarik tangan putri.

Jessica dan fitri hanya tinggal berdua saja menunggu mereka, sambil duduk dilorong-lorong kelas yang sepi hanya terdengar suara jangkrik, tiba-tiba lampu gedung sekolah padam, fitri dan jessica panik.

“Jess nyalahin lampu dong “kata fitri ketakutan.
“Iya bentar aku ambil ponselku” ucap jessica mengambil ponsel dalam tas.
“Kok tiba-tiba lampunya mati sih”.
“Ya tinggal kubur saja kalau mati fit”.
“Aku serius jess, yuk kita tunggu mereka saja didepan pagar saja lah”.
“Yuk”.

Saat fitri dan jessica berjalan, terlihat seorang perempuan berjalan menyeret kakinya. Kulitnya terlihat pucat, jessica memanggil perempuan itu, tapi dia tidak berbalik sedikitpun. Jessica pun mulai menghampirinya dan menepuk pundaknya, perempuan itu berbalik dengan wajah yang dipenuhi darah dengan bibir yang sudah terkelupas, mata yang hampir copot, membuat fitri dan jessica berlari ketakutan.

“Aduh, seramnya disini kok ada hantu”.
“Benar yang dibilang lita, hantu merasa dipanggil bila kita menceritakannya”.
“Sekarang bagaimana nih jessica?”.
“Mana aku tahu, eh kemana lita sama putri? Kok belum datang kembali juga”.

Terlihat putri masih menunggu lita yang sedang buang air besar, sambil memainkan ponselnya menyalakan lampu flashnya.

“Duh cepatan *dong lita aku mau pulang nih”.
“Iya nih sudah” ucap lita menghampiri putri.
“Kenapa bisa mati lampunya? Biasanya tidak begini” ucap putri.
“Ayo kita kembali pasti jessica sama fitri, sudah tungguin dari tadi” kata putri.
“Itu siapa lita yang jalan kearah kita?” tanya putri menunjuk wanita itu.
“Mana?” ucap lita mengarahkan senternya kearah wanita itu.
“Itu, itu hantu lita, ayo lari”.

Mereka pun berlari keluar toilet dengan kencangnya dan mereka pun bertabrakan dilorong-lorong kelas, dan mereka bersembunyi didalam ruang kelas. Tiba-tiba lampu menyala kembali dan kipas besar dilangit-langit berputar sangat kencang. Tiba-tiba putri seperti ada yang menyeretnya kesana kemari. Lita, fitri dan jessica memegangnya tapi kekuatan hantu itu terlalu kuat, putri diangkat keatas kipas besar, lita, fitri dan jessica memeganginya dengan erat, tapi kekuatan hantu itu begitu kuat ,putri pun mati dengan kepala terpotong terkena kipas.

Lita, jessica dan fitri menangis ketakutan dengan kejadian ini. Mereka terjatuh lemas melihat darah mengalir dari leher putri yang sudah terpotong kepalanya. Hantu perempuan itu melihat putri, dia tersenyum sinis, seperti senang mendapatkan korban. Lita, jessica dan fitri berlari menuruni anak tangga, dan mereka pun lari kepagar. Lalu membuka pagar dan keluar dari gedung sekolah.

Saat sudah keluar tiba-tiba mereka kembali lagi digedung sekolah. Mereka mencoba lagi keluar dan keluar, hasilnya sama saja tetap mereka kembali kesekolah. Tiba-tiba hantu perempuan itu berada dibelakang lita, jessica dan fitri. Hantu itu memegang kepala lita dan hantu itu memutar kepala lita hingga kebelakang dan lita pun mati ditangan hantu itu. Jessica dan fitri pun berlari kearah ruang kantor kepala sekolah, dan mereka sembunyi dibawah meja.

“Ini gara-gara kamu nih” ucap fitri.
“Kenapa gara-gara aku?”tanya jessica.
“Kenapa kamu juga cerita hantu malam-malam. Sudah tahu bahwa disekolah kita ini ada cewek yang bunuh diri”.
“Mana aku tahu kalau dia akan muncul fitri”.

“Sekarang bagaimana nih, kita terkurung disekolah ini”
“Pasti ada cara, kita cari tas lita yang ada buku tentang hal mistisnya”.
“Memang tasnya ada dimana?”.
“Tasnya ada dikelas”.
“Ayo kita ambil”.

Saat jessica bergerak, hantu itu memasuki tempat mereka sembunyi. Hantu itu berjalan dengan kakinya diseret, dengan mata yang hampir copot, kepala yang terkelupas kulitnya, membuat jessica dan fitri ketakutan. Di dalam meja kantor, mere berdua berharap kepada Tuhan, agar dilindungi. Hantu itu pun pergi, jessica dan fitri langsung berlari kedalam kelas mereka mengambil buku mistis punya lita. Jessica pun membuka buku itu, ternyata hanya buku biasa saja dengan label hal misteri, lita berbohong jika itu buku hal misteri.

“Sial! Buku palsu, percuma kita kesini, ayo kita lari fitri” ucap jessica memegang tangan fitri.

Tiba-tiba suara papan tulis berdecit, membuat huruf (kalian akan mati!).

“Jessica pun menghapus tulisan itu dan membuat tulisan baru”.
“Siapa kau, mau apa dari kami hah?” kata jessica dipapan tulis.
“Aku ingin kalian mati, dan merasakan penderitaanku” balas hantu itu.
“Apa salah kami, kenapa kamu membunuh semua temanku?”.
“Karena kalian lah yang membuatku seperti ini”.
“Kamu siapa hah? Aku tidak mengenalmu kenapa kau ingin membunuh kami?”.
“Apa kalian tidak ingat! Wanita yang kalian bully terus-terusan hah?”.

*Brak! Meja kelas jatuh satu-persatu dengan sendirinya, pintu kelas pun tertutup. Jessica dan fitri tidak bisa keluar, jantung mereka berdegup kencang. Keringat dingin membasahi tubuh mereka, badan mereka gemetar ketakutan untuk melangkah pun susah. Tiba-tiba gadis itu muncul tapi bukan dengan rupa yang seram melainkan dia mengunakan masker dan langsung bertatapan muka dengan jessica.

“Apa sekarang kamu ingat aku ini siapa hah? Kau yang menyebabkanku mati dan membuat rumor sembarangan” ucap hantu itu dengan tatapan tajam ke jessica.

Jessica dan fitri pun kaget, ternyata dia adalah mila. Seorang wanita yang selalu menggunakan masker dan membuat aneh siapa saja yang melihatnya. Jessica, fitri, lita dan putri dulu sering membully mila dengan kata-kata yang kasar, mereka selalu menjahili mila dan pada saat mila membuka bukunya terdapat gambar aneh-aneh yang dibuat jessica dan kawan-kawannya .

Pada saat mila menangis diatas gedung sekolah, jessica dan kawan-kawannya datang menghampirinya, saat itu mila berdiri menatap mereka dengan tatapan marah, dan mila loncat dari gedung sekolah. Saat kejadian itu jessica stres selalu memikirkan mila kenapa bunuh diri hingga jessica harus dirawat dirumah sakit jiwa dan 2 tahun baru dia bisa kembali lagi kesekolah, ingatan dimasa lalunya yang sudah terjadi 3 tahun yang lalu, kini jessica sudah bisa melupakannya.

“Kamu mila kan?” ucap jessica.
“Tolong! Jangan bunuh kami” pinta fitri.
“Aku akan membunuh kalian, karena dendam ini hanya kepada kalian. Selama 3 tahun aku menunggu malam saat ini untuk membunuh kalian, dan ini saatnya untuk balas dendam” kata mila dengan tatapan saja kearah mereka berdua.

Mereka berhasil membuka pintu, jessica dan fitri berlari keluar dari kelas. Saat berlari tiba-tiba jessica terjatuh, terlihat kaki jessica terpotonG. Jessica menangis kesakitan. “Cepat lari fitri cepat!” dan hantu mila pun semakin dekat dengan mereka, hantu itu membawa sebuah pisau. “Bunuh aku cepat kalau itu yang kamu mau” teriak jessica.

“Kamu tidak ingat waktu dulu kamu selalu menjatuhkanku bila sedang berjalan, menyenggolku dengan keras, saat bawa buku kamu menabrak aku hah?”.
“Aku minta maaf *hiks, hiks. Aku menyesal, aku sangat menyesal, tolong ampuni aku mila”.
“Mengampunimu? Apa kamu pernah mengampuniku bila kalian sedang membullyku?” tanya mila sambil memainkan pisaunya.

“Mulutmu itu seperti harimau, tajam dan pedas. Kamu menghina ayahku didepan umum, aku tahu kalau ayahku tunarungu! Tapi kamu berpikir *dong!” teriak hantu itu didepan wajah fitri dan jessica.
“*Hiks, hiks, hiks” mereka hanya menangis.
“Dan tangan kamu ini jess, apa pantas buat memegang suatu?” ucap mila yang langsung menebas kedua tangan jessica.
“*Argh! *Hiks, hiks” teriak jessica kesakitan, darah menempel dibaju fitri dan wajahnya.

Fitri yang melihat itu tak kuat untuk berdiri, mila pun menusuk jessica, fitri berlari meninggalkannya kegerbang sekolah. Jam menunjukan pukul jam 5 pagi, terlihat seseorang lewat digerbang sekolah. Fitri pun berteriak memanggilnya, orang itu kaget melihat badan fitri banyak noda darah dibaju dan wajahnya.

“Cepat telepon ambulans bang, teman-temanku terbunuh oleh hantu bang!”.
“Terbunuh oleh hantu maksud kamu apa dik?” mereka dibunuh oleh hantu bang, hantu teman yang ingin balas dendam.
“Itu kenapa ada pisau ditanganmu dik?” tanya orang itu heran.
“Apa? Pisau” fitri melihat pisau ditangannya dengan noda darah, kini fitri mengerti yang membunuh semua temannya ternyata fitri sendiri.

Fitri telah dirasuki oleh hantu mila untuk membunuh semua teman-temannya, kini fitri ditangkap oleh polisi. Fitri mengalami kepribadian ganda, dengan pernah merasa kehidupan mila, kini fitri dirawat oleh orang tuanya. Tamat.

Gugun

gugun

nama:gugun tinggi:165cm berat:50kg hoby:membaca,dan menulis karanganjangan lupa baca ceritaku ya hanya di kch jangan pernah baca ini sendirianaku suka buat cerita horor yg sedikit di bumbui pertemana dan horor yg sadis seperti mutilasiok salam knl semuafacebook: Nak gugun email:[email protected]

All post by:

gugun has write 43 posts