Desa Hantu Nagoro

Desa kecil ini biasa disebut dengan Desa Hantu Nagoro terletak di Jepang bagian selatan. Lokasinya berada di daerah pegunungan, menghadirkan pemandangan indah nan asri dengan udara yang sejuk serta jauh dari polusi. Sangat cocok sebagai destinasi wisata, terutama untuk melepas penat dari kehidupan perkotaan. Namun daya tarik utama yang membuat Nagoro tidak pernah sepi dari wisatawan adalah penduduknya. Penduduk Desa Nagoro ini tidak bertambah tua.

Memang sedikit menyeramkan, aneh, namun membuat kita penasaran, seperti sebuah ilmu sihir. Dahulu, Nagoro adalah desa yang cukup ramai dengan penduduk yang mencapai ratusan keluarga. Namun, perlahan desa ini ditinggalkan oleh penduduknya untuk bekerja di perkotaan. Ditambah fakta drastisnya penurunan angka kelahiran di Jepang membuat Nagoro semakin sepi, hanya menyisakan 35 orang.

Bahkan sekolah pun telah ditutup sejak 2 tahun lalu, setelah meluluskan siswa terakhirnya. Tsukimi Ayano, seorang wanita berusia 66 tahun yang tinggal sejak tahun 60-an berinisiatif membuat desa ini kembali menjadi ramai. Ayano membuat boneka-boneka seukuran manusia dengan tujuan untuk mengenang para penduduk yang telah meninggal dan juga pergi meninggalkan Nagoro.

Uniknya, boneka-boneka tersebut diletakan di berbagai sudut desa. Di dalam rumah, di ruang kelas, di sawah, di atas pohon, di pinggir jalan, hingga di terminal bus. Bahkan tak sedikit warga Nagoro yang meminta kepada Ayano untuk dibuatkan boneka untuk mengenang anggota keluarga yang sudah meninggal atau pindah ke kota besar. Lalu boneka itu ditaruh tepat sesuai kebiasaan dari orang tersebut. Ayano berkata, “Sekarang penduduknya bertambah banyak, ada sekitar 350 boneka orang-orangan sawah di seluruh Nagoro”.

loading...

Share This: