Di Ikuti Arwah Teman

kisah ini berawal ketika saya baru lulus SMA. Saya sangat akrab dengan teman saya Vin, saking akrabnya kami berdua selalu tidur bersama dan selalu masak bersama walaupun rumah kami jaraknya lumayan jauh tapi kami berdua rela bolak balik jalan kaki setiap hari.

Suatu hari dia pamit pergi kerja karena dia sudah diterima disebuah apotik. Hanya 3 hari ditempat kerja dia jatuh sakit dan hanya 3 hari sakit, lalu dia meninggal. Saya sangat terpukul, disetiap saya melangkah, saya selalu melihatnya tersenyum kearahku. Saya menunggu sampai jasadnya tiba dirumah, sore harinya setelah selesai acara penguburan, saya dan salah seorang teman namanya lukas pulang terakhir tepat disaat maghrib.

Tiba-tiba saya merasa kedinginan dan badan rasanya ringan, saat berjalan saya seperti terbang. Saya merasa kaki saya tidak menyentuh apapun padahal jalannya berbatu. Sampai disimpang jalan saya mulai menangis histeris, saya merasa hati saya sakit sekali. Saya ingin bertemu dengan kekasih vin yang saat itu juga datang, ketika bertemu saya memeluknya dan meminta maaf.

(Di ceritakan teman setelah sadar), setelah bertemu saya kembali kerumah vin, saya merasa heran karena teman-teman yang melihat saya langsung menghindar ketakutan. Akhirnya teman saya mengantar saya pulang, sampai disimpang jalan saya langsung pingsan sekitar jam 2 malam.

loading...

Saya diantar pulang kerumah dalam keadaan tidak sadar. Keesokan paginya banyak teman yang datang dan bercerita bahwa malam itu mereka ketakutan karena bukan saya yang mereka lihat tapi wajah teman saya vin. Sekian cerita saya.

KCH

teresa

Sekedar kembali mengingatkan. “Jangan pernah baca ini sendirian” :)

All post by:

teresa has write 2,704 posts

Please vote Di Ikuti Arwah Teman
Di Ikuti Arwah Teman
Rate this post