Di Larang Bermain Petak Umpet Malam Hari

Assalamualaikum wr. wb. Hi, saya Aditya Ramahesa Sukarno, (Rama) ini kali ke 2 saya mengirimkan cerita ke KCH, langsung ke cerita yah. Pada waktu itu hari sudah petang, dan kebetulan pas waktu malam minggu, selesai shalat maghrib berjamaah di masjid. Saya dan teman-teman saya bosan, salah satu teman saya mengusulkan untuk bermain petak umpet, dan akhirnya semua pihak setuju untuk bermain petak umpet.

Tapi kami ingat kata orang tua kami, kalau tidak boleh main petak umpet dimalam hari, tapi kami masih tidak mempercayai hal itu. Saat itu saya yang berjaga, semua pun bersembunyi, ada yang bersembunyi di belakang perumahan warga, dibelakang tong, dan dimana saja. Aku mencari kesana-kemari tidak ada orang “kena” seseorang temanku terkena dan harus kalah dan akhirnya semua pun terkena, hanya satu orang yang belum terkena.

“Sstt, nanti ketahuan tapi disini seram juga ya, teringat cerita ibu, kalau bermain petak umpet malam hari akan hilang, dan ditakuti oleh setan”. Benar saja dibelakangnya ada sosok orang tanpa kepala, dan tangannya berlumuran darah yang menetes terus-menerus, tubuhnya dingin, merinding, kaku, otot-otot lemas, ia tak sanggup berteriak, setelah itu makhluk itu mendadak menghilang, tubuh temanku sudah agak mendingan, dan berbalik arah.

loading...

Ternyata dibelakangnya ada sosok itu, dan dia pun jatuh pingsan. Lalu aku dan teman-temanku mencari kesana-kemari tidak ada, dan akhirnya berhasil menemukannya dalam keadaan pingsan, dan diseret ingin diculik oleh sosok menyeramkan itu. Lalu saya, dan teman-teman yang lain menolong untuk merebut teman kami yang diculik, lalu kami tanya “kenapa kamu ingin menculik teman saya?”.

“Sudah ada peraturannya dilarang bermain petak umpet pada malam hari, kalau kamu melanggarnya berarti temanmu yang menjadi korban, untuk mengganti kepalaku yang hilang”. Jangan semua memanggil orang tua mereka, dan para ulama, tiba-tiba sosok itu pun hilang. Selesai, kurang lebihnya mohon dimaafkan kalau ceritanya gak terlalu seram. Bye, wassalamualaikum wr. wb.

KCH

Aditya Ramahesa Sukarno

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Aditya Ramahesa Sukarno has write 2,670 posts