Di Panggil Kunti

Ya, ini cerita asli yang aku alami tahun semalam. Jadi gini, saat itu aku habis pulang dari rumah teman malam hari sekitar jam 9. Aku menaiki motor bebek kesayangan. Jadi aku sempat cari jalan alternatif untuk cepat pulang, karena kalau kelamaan nanti saat masuk komplek bisa jumpa sama hantu berwajah kinclong kayak bintang korea itu alias hantu berwajah rata.

Sebenarnya waktu itu aku rada takut sih untuk motong jalan, karena jalan motong itu lumayan seram dan banyak pohonnya, tapi karena menurutku masih jam 9, mana mungkin ada hantu. Paling kalau dia keluar, sekitar jam 11 keatas. Ok. Dugaanku salah. Salah besar. Ketika berada dipertengahan jalan motong itu, dari arah jauh aku melihat putih-putih diatas pohon. Semula aku kira itu cahaya lampu atau apa, tapi semakin dekat, ternyata. Oh, kunti. Apa? Kuntilanak! (Menjerit).

Aku memang sudah biasa lihat kunti, ya aku cuma sedikit kaget saja. Kemudian aku cuekin saja dia, ketika dia melihatku naik motor. Saat aku mendekat dipohon tempat si kunti, tiba-tiba mesin motorku mati. Ah, pasti ulahnya. Aku pun hanya bilang “Woi. Loe jangan ngerjain aku. Sudah capek aku. Mau cepat pulang nih”. (Ini benaran loh ya. Gak direkayasa. Percaya gak percaya, monggo).

Mendengar itu, si kunti hanya tertawa “*hihi, hihi, hihi” setelah habis tertawa, kemudian dia malah melambaikan tangannya menyuruh aku untuk kesana (ketempat dia diatas pohon). Aku yang dari bawah melihat dia diatas pohon hanya bisa teriak “eh, kunti. Loe kira aku monyet, apa? Kau suruh manjat. Kalau berani, loe lah yang turun” mendengar teriakanku dari bawah, si kunti itu malah tertawa “*hihi, hihi, hihi”.

Kemudian dia manggil namaku “Gina. Gina. Gina”. Aku bingung, dari mana dia tahu namaku? Aku dari bawah kemudian teriak lagi ke kunti yang diatas itu “eh. Tahu dari mana kau namaku? Ah. Lihat KTP aku, kau ya? Eh. Motorku ini kayak mana. Tanggung jawab kau, kuntilanak gila. Nyalakan nih motor”.

loading...

Tapi, kunti itu malah tertawa lagi dan memanggil aku dengan melambaikan tangannya untuk menyuruhku manjat pohon. Aku mah gak mau. Karena mesin motorku tak juga nyala setelah distarter dan di apapun juga gak menyala-nyala, mau gak mau. Ya, motor aku dorong sampai rumah. Malah masih jauh lagi. Sial*n tuh kunti.

Fiolin Fradah

Sezgina Fradah

Time,Love,Family,Myself "Life,Love,Laugh" Oi,Susil,Carrie

All post by:

Sezgina Fradah has write 89 posts