Di Sembunyikan Genderuwo

Saya dengar cerita disembunyikan genderuwo ini dari adik kelas saya, dulu saat saya masih SMA, kejadiannya sudah lama beberapa tahun yang lalu dan dialami oleh adik kelas saya saat dia masih duduk dibangku MTS atau setara dengan SMP dan kejadiannya saat itu terjadi diruang kelasnya. Saya akan barcerita dari sudut pandang adik lelas saya dan sebut saja namanya dini.

Hari itu, hari yang sangat buruk untuk saya, jam sekolah sudah hampir usai tapi entah mengapa saya sangat mengantuk saat itu hingga saya tertidur disaat pelajaran terakhir. Sehingga jam pelajaran usai saya belum bangun juga dan tanpa saya sadari, saat saya terbangun keadaan kelas sudah sepi dan pintu sudah dikunci dari luar, bagaimana bisa aku terkunci apa tukang kebun tidak melihatku didalam kelas saat itu? Aku bingung, dan takut, aku coba menggedor pintu dan jendela tapi tak ada yang mendengarku.

Hari semakin larut keadaan semakin gelap, aku sangat takut dan entah dari mana datangnya banyak sekali kelelawar yang berterbangan didalam kelasku, dan ketakutanku semakin menjadi saat aku melihat dibagian bangku paling belakang berdiri sosok hitam yang sangat besar dan berbulu. Sosok itu mengawasiku, aku sangat ketakutan, ditengah ketakutanku, aku melihat kakak laki-laki dan saudaraku dihalaman sekolah.

Sepertinya mereka memang sedang mencariku, aku langsung saja mencoba memanggil dan menggedor-gedor kaca jendela kelasku, tapi entah mengapa mereka tak mendengar teriakan dan gedoran jendela padahal bunyinya sangat keras, dan aku pun menjerit sekeras yang aku bisa tapi tetap nihil, aku malah melihat mereka pergi meninggalkan sekolah ini setelah berbincara dengan tukang kebun.

loading...

Aku merasa putus asa ditambah dengan ketakutan karena sosok hitam itu masih mengawasiku disana, aku menangis duduk dan menyembunyikan wajahku. Aku menangis sejadi-jadinya, hari semakin gelap, ini sudah malam aku masih belum bisa keluar dari sini, ditengah tangisanku entah kenapa aku baru ingat untuk menyebut nama Allah dan berdoa.

Setelah aku mencoba berdoa keadaan sepertinya membaik, kelelawar yang sedari tadi berterbangan diatasku kini menghilang dan sosok hitam itu juga menghilang. Aku mencoba menggedor-gedor pintu dan jendela kembali, tak lama kemudian aku melihat kakakku kembali ke sekolahku bertanya kembali kepada tukang kebun sekolah ini, aku pun kembali mencoba teriak dan menggedor jendela kelas dengan sisa tenaga yang ada, berharap kakakku melihatku.

Dan alhamdulillaah kakakku menoleh kearahku dan melihatku, disitulah ahirnya aku bisa keluar dengan rasa takut bercampur lega karena aku sudah bisa pulang. Saat aku bertanya kenapa tadi malah pergi? Kenapa tak mendengarku? Kenapa aku bisa dikunci didalam kelas? Ternyata saat itu katanya aku disembunyikan oleh genderuwo saat jam terakhir, disaat aku tertidur guruku tidak melihatku dibangku.

Begitu juga dengan tukang kebun, saat hendak mengunci semua ruangan beliau mengaku sudah mengecek dahulu dan tak melihatku didalam kelas, dan kakakku juga sama sekali tidak mendengar teriakanku saat itu, ternyata itu ulah setan genderuwo itu, tapi aku bersyukur sekarang aku sudah bisa keluar dari kelas itu dan sampai saat ini aku masih sangat ingat kejadian buruk hari itu. Sekian.

Nurul Chayang Ifand

Nurul Chayang Ifand

Hay, sy lahir d desa terpencil di daerah blora, saya biasa di panggil mahmud sama author lain,salam kenal ya

All post by:

Nurul Chayang Ifand has write 23 posts